Jumat, 26 Januari 2018

EKONOMI MARITIM (BAHAN UH KLS 8)

EKONOMI MARITIM
maritim dalam pengertian sempit yang hanya berhubungan dengan pengaruh dan laut (angkatan laut) atau maritim dalam arti yang seluas-luasnya yang meliputi semua kegiatan yang berhubungan dan berkenaan dengan laut atau lebih sering disinggung dengan istilah kelautan.
}  Indonesia secara geografis merupakan sebuah negara kepulauan dengan dua pertiga luas lautan lebih besar daripada daratan.
}  Luas lautan dibandingkan luas daratan di dunia mencapai kurang lebih 70 berbanding 30
}  Indonesia menempati urutan kedua setelah Kanada sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Kekuatan inilah yang merupakan potensi besar untuk memajukan perekonomian Indonesia.
}  Data Food and Agriculture Organization tahun 2012, Indonesia pada saat ini menempati peringkat ketiga terbesar dunia dalam produksi perikanan di bawah China dan India.
}  Selain itu, perairan Indonesia menyimpan 70% potensi minyak karena terdapat kurang lebih 40 cekungan minyak yang berada di perairan Indonesia. Dari angka ini hanya sekitar 10% yang saat ini telah dieksplor dan dimanfaatkan. 
Perairan laut Indonesia berdasarkan Konvensi Hukum Laut Internasional di Jamaika 1982
  1. Batas laut teritorial, yaitu 12 mil dr titik terluar sebuah pulau ke laut bebas
  2. Batas landas kontinen sebuah negara paling jauh 200 mil dari garis dasar ke laut bebas dengan kedalaman tidak lebih dari 200 meter
  3. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) ditarik dari titik terluar pantai sebuah pulau sejauh 200 mil
Deklarasi juanda
}  Letak geografis Indonesia adalah negara kepulauan
5 pilar mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia
  1. Pembangunan kembali budaya maritim Indonesia
  2. Komitmen menjaga dan mengelola sumber daya laut
  3. Komitmen mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim
  4. Diplomasi maritim
  5. Membangun kekuatan pertahanan maritim
Potensi Sumber Daya Kelautan
  1. Perikanan
  2. Pertambangan dan energi
  3. Perhubungan laut (transportasi): pelayaran, pelabuhan,` dsb…
  4. Pariwisata bahari: terumbu karang, pantai, diving, dsb….
  5. Dll…..
SEJARAH EKONOMI MARITIM INDONESIA
  1. Masa sebelum penjajahan
                Salah satu kerajaan maritim terbesar adalah Sriwijaya pada abad ke-5
                Selat Malaka menjadi pintu gerbang perdagangan Sriwijaya dengan India dan Tiongkok
Sriwijaya pernah mengirimkan utusan untuk mendirikan perwakilan dagang di daerah Ch’uan chou (Fukian) Tiongkok
2.       Masa Penjajahan
Portugis sempat menguasai Maluku pada abad ke-16 dan memperjualbelikan rempah-rempah seperti lada
                Inggris sempat membangun jalur perdagangan dengan daerah Batavia dan Ambon di Indonesia
Belanda melalui VOC menguasai berbagai wilayah di Indonesia termasuk perairan dan memonopoli komoditi rempah-rempah dari Indonesia
3.       Masa Kemerdekaan
-          Masa Presiden Sukarno
                Deklarasi Djuanda (deklarasi wawasan nusantara)
                Menasionalisasi perusahaan Belanda yang berkaitan dengan ekonomi maritim
Pernah dibentuk: Kementrian perindustrian maritim, kementerian koordinator kompartemen kemaritiman Indonesia, kementerian perhubungan laut, kementerian perindustrian maritim, kementerian kemaritiman, dan kementerian sumber daya ikan
-          Masa presiden Suharto
kementerian perhubungan laut dilebur dalam kementerian perhubungan, kementerian sumber daya ikan dilebur ke dalam kementerian pertanian
Perjuangan Indonesia sebagai negara kepulauan diakui PBB dengan dokumen konvensi PBB mengenai hukum laut, di Jamaika th. 1982
-          Masa presiden Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Sukarno Putri
BJ Habibie: diluncurkan Deklarasi Bunaken mengenai visi pembangunan kelautan Indonesia tahun 1998
Abdurrahman Wahid: membentuk departemen eksplorasi kelautan thn 1999 menjadi departemen Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2001. Selain itu dibentuk pula Dewan Maritim Indonesia (DMI) yang kemudian berganti nama menjadi Dewan Kelautan Indonesia (DEKIN) pada 2010
Megawati Sukarno Putri: deklarasi maritim dengan nama Seruan Sunda Kelapa pada 2001 yang berisi kebijakan industri maritim nasional
SBY: Inpres tentang Pemberdayaan industri pelayaran nasional (semua kapal yang beroperasi di perairan Indonesia harus dimiliki secara domestik. UU No. 17 th 2008 tentang pelayaran, UU No.32 th 2014 tentang kelautan
Joko Widodo: visi kemaritiman sebagai bagian utama pemerintahan diwujudkan dengan adanya kementerian kelautan dan perikanan serta kementerian koordinator bidang kemaritiman
mencanangkan lima pilar pembangunan Indonesia sebagai poros maritim dunia pada KTT Asia Timur




UANG DAN BANK (MATERI UH KELAS 9)

Uang
Yaitu alat untuk mempermudah pertukaran
Syarat uang:
a.       Digemari atau diterima umum
b.      Mudah disimpan dan dipindahtangankan
c.       Tahan lama dan tidak lekas rusak
d.      Dapat dibagi-bagi dan tidak mengurangi nilainya
e.      Mempunyai nilai yang stabil atau tetap
f.        Jumlahnya memenuhi kebutuhan
Fungsi uang:
a.       Fungsi asli: sebagai alat tukar, sebagai alat satuan hitung
b.      Fungsi turunan: sebagai alat pembayaran, sebagai standar pembayaran utang, penimbun kekayaan, sebagai alat pembentuk modal, sebagai pengukur nilai
Jenis uang:
a.       Berdasarkan bahan : uang logam dan uang kertas (uang fiducier/uang kepercayaan)
b.      Berdasarkan lembaga atau badan pembuatnya: uang kartal (kertas dan logam) dan uang giral (cek,giro, atau surat pembayaran lainnya)
c.       Berdasarkan nilainya : uang bernilai penuh (full bodied money) dan uang yang bernilai tidak penuh atau uang bertanda (token money)
d.      Berdasarkan kawasan : uang domestik dan uang internasional
Nilai uang:
a.       Dilihat dari asalnya,
Nilai nominal (yang tertera)
Nilai intrinsik ( berdasarkan bahan)
b.      Dilihat dari ukurannya,
Nilai internal, (jika ditukar dengan barang)
Nilai eksternal, (jika ditukar dengan mata uang asing)
Sistem standar moneter:
a.       Standar emas
b.      Standar logam
Beberapa istilah tentang uang:
a.       Inflasi: harga barang naik secara umum dan terus menerus (uang beredar banyak)
b.      Deflasi: penurunan harga barang secara umum dan terus menerus (uang beredar sedikit)
c.       Devaluasi: kebijaksanaan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing
d.      Revaluasi: kebijaksanaan pemerintah untuk meningkatkan nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing
e.      Apresiasi: proses peningkatan nilai mata uang dalam negeri yang disebabkan oleh mekanisme pasar
f.        Depresiasi: proses penurunan nilai mata uang dalam negeri yang disebabkan oleh mekanisme pasar
g.       Sanering: pemotongan nilai mata uang
KURS (Nilai tukar mata uang)
*sudut pandang Bank/Money changer
Sistem kurs:
a. Kurs tetap (Fixed exchange rate)
-kurs tetap standar emas
-kurs tetap standar kertas
b. Kurs bebas (Floating exchange rate)
Ditentukan secara bebas oleh tarik menarik kekuatan pasar (permintaan dan penawaran)
c.    Kurs mengambang terkendali (Managed floating rate)
Disebutkan juga dengan kurs distabilkan
-     BANK
Secara sederhana bank diartikan sebagai lembaga keuangan yang kegiatan usahanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa-jasa bank lainnya.
Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa bank merupakan lembaga keuangan yang kegiatannya adalah :

A. Menghimpun dana (uang) dari masyarakat dalam bentuk simpanan, maksudnya dalam hal ini bank sebagai tempat penyimpanan uang atau berinvestasi bagi masyarakat.

B. Menyalurkan dana ke masyarakat, maksudnya adalah bank memberikan pinjaman (kredit) kepada masyarakat yang mengajukan permohonan.
C. Memberikan jasa-jasa bank lainnya, seperti pengiriman uang (transfer), penagihan surat-surat berharga yang berasal dari dalam kota (clearing), penagihan surat-surat berharga yang berasal dari luar kota dan luar negeri (inkaso), letter of credit (L/C), safe deposit box, bank garansi, bank notes, travelers cheque dan jasa lainnya.
—  Dalam praktiknya bank dibagi dalam beberapa jenis. Jika ditinjau dari segi fungsinya bank dikelompokkan menjadi 3 jenis yaitu :
  1. Bank Sentral
  2. Bank Umum
3.       Bank Perkreditan Rakyat
BANK SENTRAL
—  Fungsi Bank Indonesia disamping sebagai bank sentral adalah sebagai bank sirkulasi, bank to bank dan lender of the resort.
                Fungsi sebagai bank sirkulasi adalah mengatur peredaran keuangan suatu Negara. Sedangkan fungsi sebagai bank to bank adalah mengatur perbankan di suatu Negara. Kemudian fungsi sebagai lender of the last resort adalah sebagai tempat peminjaman yang terakhir.
—  Pelayanan yang diberikan oleh Bank Indonesia lebih banyak kepada pihak pemerintah dan dunia perbankan. Dengan kata lain nasabah Bank Indonesia dalam hal ini lebih banyak kepada lembaga Perbankan.
                Tujuan utama Bank Indonesia sebagai Bank Sentral adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral mempunyai tugas menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem divisa serta mengatur dan mengawasi bank.
BANK UMUM
—  Bank umum merupakan bank yang bertugas melayani seluruh jasa-jasa perbankan dan melayani segenap lapisan masyarakat, baik masyarakat perorangan maupun lembaga-lembaga lainnya.
Bank umum juga dikenal dengan nama bank komersil dan dikelompokkan kedalam 2 jenis yaitu : bank umum devisa dan bank umum non devisa.
BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR)
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Usaha BPR
—  Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka, tabungan, dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu
—  Memberikan kredit
—  Menyediakan pembiayaan bagi nasabah
—  Menempatkan dananya dalam bentuk SBI, deposito berjangka, sertfikat deposito dan atau tabungan pada bank lain
Usaha yang tidak boleh dijalankan oleh BPR
—  Menerima simpanan berupa Giro
—  Ikut serta dalam lalu lintas pembayaran
—  Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing
—  Penyertaan modal
—  Usaha perasuransian
PRODUK PERBANKAN
Kredit pasif
Jenis kegiatan bank dalam menghimpun dana dari masyarakat
Contoh: Giro, tabungan berjangka (deposito berjangka), sertifikat deposito, tabungan, deposit on call, deposit automatic roll over
Kredit aktif
Dana yang diberikan bank pada masyarakat untuk berbagai tujuan

Contoh: kredit rekening koran, kredit reimburs (Letter of Credit), Kredit aksep, kredit dokumenter, kredit dengan jangka surat-surat berharga

Senin, 04 Desember 2017

SOAL REMEDIAL (TUGAS TERSTRUKTUR) KELAS 8

1.       Sebutkan bentuk kegiatan ekonomi
2.       Sebutkan pelaku ekonomi
3.       Sebutkan peran dari pelaku ekonomi
4.       Sebutkan jenis-jenis faktor produksi
5.       Sebutkan balas jasa dari faktor produksi
6.       Sebutkan jenis badan usaha berdasarkan letaknya
7.       Sebutkan jenis perusahaan yang  termasuk kedalam BUMS beserta ciri-cirinya
8.       Sebutkan jenis perusahaan yang  termasuk kedalam BUMN beserta ciri-cirinya
9.       tuliskan sejarah koperasi secara singkat

10.   Sebutkan modal koperasi

SOAL REMEDIAL (TUGAS TERSTRUKTUR) KELAS 9

1.       Jelaskan prinsip kerjasama luar negeri Indonesia
2.       Sebutkan bentuk-bentuk kerjasama luar negeri
3.       Sebutkan dan jelaskan secara singkat organisasi kerjasama antar negara bidang politik
4.       Sebutkan dan jelaskan secara singkat organisasi ekonomi regional
5.       Sebutkan dan jelaskan secara singkat organisasi ekonomi di bawah PBB
6.       Sebutkan dan jelaskan secara singkat organisasi ekonomi di luar PBB
7.       Sebutkan dan jelaskan secara singkat organisasi bidang sosial budaya
Sebutkan manfaat kerjasama antarnegara bagi Indonesia

MATERI PAS 1 KELAS 9

KERJASAMA ANTAR NEGARA

Bilateral: 2 negara
Multilateral: banyak negara
Regional: dalam satu wilayah/kawasan cth. ASEAN
Antar regional: antar wilayah/antar kawasan cth. Kerjasama ASEAN dgn MEE/UE
Internasional : tidak terbatas pada wilayah 

prinsip bebas aktif sebagai prinsip politik luar negeri Indonesia
Bebas diartikan bangsa Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang ingin berseteru dan tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa.
Aktif diartikan Indonesia tidak tinggal diam saja, tetapi aktif berperan dalam hubungan internasional dalam rangka mewujudkan ketertiban dunia.

KERJASAMA BIDANG POLITIK
1.    ASEAN sebagai Lembaga Kerja Sama Politik Regional
tanggal 5–8 Agustus 1967, lima menteri luar negeri negara-negara di kawasan Asia Tenggara menyelenggarakan pertemuan di Bangkok, Thailand. Mereka adalah Adam Malik (Indonesia), S. Rajaratnam (Singapura), Narcisco Ramos (Filipina), Tun Abdul Rajak (Malaysia), Thanat Khoman (Thailand).
menyepakati Deklarasi Bangkok yang salah satu isinya adalah membentuk sebuah organisasi kerja sama regional, yaitu ASEAN.

2. Konferensi Asia Afrika
}  tanggal 18–24 April 1955, Konferensi Asia Afrika dilaksanakan di Bandung.
}  Diprakarsai oleh Ali Sastroamidjojo didukung India, Pakistan, Sri Lanka, Birma (Myanmar) sebagai negara sponsor.
}  dibuka secara resmi oleh Presiden Ir. Soekarno.
}  melahirkan Dasasila Bandung.

3.    GERAKAN NON BLOK
Indonesia Pendiri Gerakan Non-Blok
Negara-negara anggota Gerakan Non-Blok adalah negara-negara yang tidak memihak pada Blok Barat maupun Blok Timur.
didorong oleh semangat Dasasila Bandung.
Gerakan ini diprakarsai oleh Ir. Soekarno (Indonesia), Joseph Bros Tito (Yugoslavia), Gamal Abdul Nasser (Mesir), Pandit Jawaharlal Nehru (India), dan Kwame Nkrumah (Ghana).
}  didirikan pada tanggal 1 September 1961
}  Konferensi Tingkat Tinggi I (KTT I) di Beograd, Yugoslavia pada tanggal 1–6 September 1961. 
}  Indonesia pernah menjadi Ketua Gerakan Non-Blok pada tahun 1992–1995.
}  memberikan sumbangan nyata bagi perdamaian dunia, salah satunya adalah penyelesain konflik Bosnia Herzegovina.
}  menjadi tuan rumah penyelenggara KTT X GNB di Jakarta yang dihadiri oleh 106 negara.

4.    PBB sebagai Lembaga Kerja Sama Politik Dunia
}  PBB didirikan di San Fransisco pada tanggal 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks.
}  Pada awalnya, PBB hanya beranggotakan 50 negara
}  keanggotaan PBB makin bertambah hingga berjumlah 193 negara pada tahun 2011
}  Hampir semua negara yang telah merdeka dan berdaulat mendaftarkan diri sebagai anggota PBB.
}  Indonesia resmi menjadi anggota PBB yang ke-60 setelah pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda dalam Konferensi Meja Bundar
}  Sebagai anggota PBB, Indonesia memiliki perwakilan tetap untuk PBB di New York dan Genewa.
}  Peran Indonesi mengirim pasukan perdamaiann PBB yang dikenal dengan Pasukan Garuda

5.    Anggota Organisasi Konferensi Islam
OKI (Organisasi Konferensi Islam) merupakan organisasi yang dibentuk oleh negara-negara Islam pada tanggal 25 September 1969, di Rabat, Maroko.

Anggota OKI adalah negara yang secara konstitusional Islam atau negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

KERJASAMA ANTAR NEGARA BIDANG EKONOMI
PENDORONG:
  1. Perbedaan sumber daya alam
  2. Perbedaan teknologi
  3. Perbedaan biaya produksi
  4. Perbedaan sumber daya manusia
MELIPUTI:
  1. Bidang perdagangan misal ekspor, impor
  2. Bidang teknik misal Sumber daya manusia, teknologi
  3. Bidang keuangan misal pinjaman luar negeri, modal dan investasi
TUJUAN:
  1. Memperluas pasar
  2. Mendorong produktivitas produksi dalam negeri
  3. Mempercepat pertumbuhan ekonomi
  4. Mencukupi kebutuhan dalam negeri
  5. Membebaskan negara dari keterbelakangan ekonomi
  6. Mendukung terciptanya ketertiban dan kedamaian dunia
HAMBATAN:
}  Persengketaan
}  Perbedaan ideologi
}  Perang
}  Politik proteksi di negara tujuan

Lembaga antar negara bidang ekonomi regional
  1. ASEAN
•      lima komite ASEAN untuk bidang ekonomi yang berkedudukan tetap di negara-negara pendiri ASEAN.
1. Komite Keuangan dan Perbankan (Committee on Finance and Banking-COFAB), berkedudukan di Thailand.
2. Komite Bahan Makanan, Pertanian, dan Kehutanan (Committee on Food Agricultural and Forest-COFAF), berkedudukan di Indonesia.
3. Komite Industri, Mineral, dan Energi (Committee on Industry, Mining and Energi-COIME), berkedudukan di Filipina.
4. Komite Perhubungan dan Komunikasi (Comminittee on Transportation and Communication-COTAC), berkedudukan di Malaysia.
5. Komite Perdagangan dan Pariwisata (Committee on Trade and Tourism-COTT), berkedudukan di Singapura.
        b. APEC  
Forum Kerja sama Ekonomi Negara-Negara di Asia dan Pasifik (Asia Pacific Economic Cooperation) APEC dibentuk di Australia pada tahun 1989. Anggota APEC terdiri atas negara-negara dari Benua Asia, Australia, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.
              c.       ADB
Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank-ADB), didirikan tanggal pada 19 Desember 1966. ADB berpusat di Manila, Filipina.
 Tujuan didirikan ADB adalah untuk membantu negara-negara Asia yang sedang membangun dengan cara memberikan pinjaman lunak, yaitu dengan masa pembayaran dalam jangka panjang serta bunga yang rendah.

Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional dalam Naungan PBB
A. Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) adalah lembaga keuangan internasional di bawah naungan PBB yang didirikan untuk menciptakan stabilitas sistem keuangan internasional.
B. Bank Dunia (World Bank) atau Bank Pembangunan dan Pengembangan Internasional (International Bank for Recontruction and Development-IRBD) didirikan pada tanggal 27 Desember 1947.
C. Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization-WTO) adalah organisasi internasional yang bertugas menata dan memfasilitasi lalu lintas perdagangan antarnegara serta mengatasi perselisihan perdagangan antarnegara
D. Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agricultural Organization- FAO) didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 di Kanada. Markas besar FAO berada di Roma, Italia
E. Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization- ILO) merupakan organisasi buruh dunia.
F. IFC (International Finance Cooperation)
1.      bagian dari Bank Dunia
2.      memberikan pinjaman kepada pengusaha-pengusaha swasta
3.      membantu mengalihkan investasi luar negeri ke negara-negara yang sedang berkembang.

G. UNDP (United Nations Development Program)
1.      memberikan sumbangan untuk membiayai program-program pembangunan
2.      terutama bagi negara-negara berkembang. UNDP

H. UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) merupakan organisasi pembangunan industri PBB yang didirikan pada tanggal 24 Juli 1967 dan berkedudukan di Wina, Austria.

Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional di Luar Naungan PBB
1.      OPEC
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization Petrolium Exporting EC) didirikan pada tahun 1960 atas prakarsa lima negara pengekspor minyak, yaitu Saudi Arabia, Kuwait, Iran, Irak, dan Venezuela.
2. OECD (Organization for Economic Cooperation and Development)
                    organisasi yang bergerak di bidang kerja sama ekonomi dan pembangunan
3. IGGI dan CGI
1. merupakan gabungan negara-negara industri maju yang dibentuk dengan tujuan memberikan bantuan pinjaman kepada Indonesia dengan syarat lunak
2. Pada tanggal 25 Maret 1992, IGGI dibubarkan karena Belanda sebagai ketua dianggap terlalu mencampuri urusan dalam negeri Indonesia
3. Sebagai penggantinya, dibentuklah CGI (Consultative Group for Indonesia). CGI dibentuk oleh Bank Dunia (World Bank) atas permintaan pemerintah Indonesia

KERJASAMA ANTAR NEGARA BIDANG SOSIAL BUDAYA

1. Komite Kerja Sama Sosial-Budaya ASEAN
•       Kerja sama negara-negara anggota ASEAN untuk bidang sosial ditangani oleh Komite Pengembangan Sosial (Committee on Social Development- COSD). Adapun untuk bidang kebudayaan ditangani oleh dua komite, yaitu :
•       Komite Kebudayaan dan Penerangan (Committee on Culture and Information- COCI)
•       Komite Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Committee on Science and Technology-COST).
2. Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan Asia Tenggara
—  Sebelum ASEAN dibentuk, kerja sama regional di Asia Tenggara berupa Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan Asia Tenggara (South East Asian Ministers of Education Organization-SEAMEO) sudah didirikan.
—  Bidang kerja sama SEAMEO adalah dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan.
3. WHO
—  WHO (World Health Organization) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai koordinator kesehatan internasional. WHO didirikan pada tanggal 7 April 1948 dan berkedudukan di Jenewa.
—  Kegiatan utama WHO adalah mengatur usaha-usaha internasional untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular
4. UNESCO
—  UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization) merupakan badan khusus PBB yang didirikan pada tanggal 4 November 1946.
—  Tujuan UNESCO adalah mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antarnegara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki.
5. UNICEF
—  UNICEF (United Nations International Children Emergency Fund) merupakan Badan PBB untuk anak-anak yang didirikan oleh Majelis Umum PBB pada tanggal 11 Desember 1946 dan berkedudukan di Kota New York, Amerika.
—  UNICEF memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara anggota PBB.
6. UNHCR
—  UNHCR (United Nations High Commisioner for Refugees) merupakan badan PBB yang didirikan pada tanggal 14 Desember 1950 dan bermarkas di Jenewa, Swiss.
—  Organisasi ini bertujuan melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi berdasarkan permintaan negara anggota atau perintah PBB untuk mendampingi para pengungsi tersebut dalam proses pemindahan tempat menetap.

Kontribusi Kerja Sama Bidang Sosial Budaya
  1. Diakuinya Warisan Budaya Indonesia oleh Dunia Internasional
  2. Peningkatan Kegiatan Pariwisata di Indonesia
  3. Peningkatan Mutu Pendidikan di Indonesia


PERDAGANGAN INTERNASIONAL SEBAGAI WUJUD KERJASAMA EKONOMI ANTAR NEGARA
Teori perdagangan Internasional

1.      Teori keunggulan mutlak (Adam Smith)
suatu negaradapat disebut memiliki keunggulan mutlak dari negara lain jika negara tersebut memproduksi barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi oleh negara lain.

2.      Teori keunggulan komparatif (David Ricardo)
keunggulan komparatif akan tercapai jika suatu negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang lebih murah daripada negara lainnya.


Faktor Pendorong perdagangan antar negara:
1.      Perbedaan SDA
2.      Perbedaan SDM
3.      Perbedaan Teknologi
4.      Perbedaan biaya produksi
5.      Perbedaan selera dan pasar

Faktor penghambat perdagangan antar negara
1.    Konflik dan perang
2.    Kebijakan proteksi di negara tujuan eksport
3.    Perjanjian kerjasama ekonomi kawasan di negara tujuan eksport
4.    Persengketaan
5.    Perbedaan mata uang

Manfaat perdagangan antar negara
1.    Memperoleh barang yang tidak ada di dalam negeri
2.    Terjadi alih teknologi
3.    Memperoleh devisa
4.    Memperluas pasar
5.    Mempererat hubungan kerjasama

Tujuan utama perdagangan antarnegara: untuk memperoleh devisa

Devisa adalah pendapatan yang diperoleh dari luar negeri
Devisa dapat diperoleh dari:
1.    Kegiatan eksport
2.    Pariwisata
3.    Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
4.    Investasi asing
5.    Bantuan asing
6.    Pinjaman luar negeri

Kebijakan perdagangan antar negara
1.    Dumping (harga di luar negeri lebih murah daripada di dalam negeri)
2.    Perdagangan bebas
3.    Kebijakan proteksi (untuk melindungi produsen dalam negeri) diantaranya:
a.         Larangan import
b.        Kuota (pembatasan) import
c.         Bea masuk/tarif
d.        Subsidi

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memberlakukan AFTA (ASEAN Free Trade Area)

Dampak positif perdagangan bebas
1.    Bagi konsumen dapat memperoleh barang murah, berkualitas, dan banyak pilihan
2.    Bagi produsen dapat meningkatkan produktivitas karena adanya persaingan

Dampak negatif perdagangan bebas
1.    Masyarakat menjadi konsumtif
2.    Produsen kalah bersaing akan tutup
3.    Penerapan teknologi yang tidak tepat guna

Pelaku perdagangan antarnegara:
Eksportir: pihak yang menjual barang ke luar negeri
Importir: pihak yang membeli barang dari luar negeri

Komoditas (barang kebutuhan dunia) eksport Indonesia meliputi: kopi, kayu olahan, karet, kelapa sawit, emas, timah, tembaga, hasil laut, dsb.