Jumat, 11 Agustus 2017

MATERI UH KLS 8

INTERAKSI ANTAR RUANG
Pengertian Interaksi 
                adalah suatu jenis tindakan yang terjadi ketika dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain.
                Ide efek dua arah ini penting dalam konsep interaksi, sebagai lawan dari hubungan satu arah pada sebab akibat. 
bentuk-bentuk interaksi
(1) Interaksi verbal merupakan salah satu bentuk interaksi yang terjadi apabila dua orang atau lebih melakukan kontak satu sama lain dengan menggunakan alat-alat artikulasi. Proses tersebut terjadi dalam bentuk percakapan satu sama lain.
(2) Interaksi fisik ialah salah satu bentuk interaksi yang terjadi jika ada dua orang atau lebih melakukan kontak dengan menggunakan bahasa-bahasa tubuh. Contoh interaksi ini : posisi tubuh, ekspresi wajah, gerak-gerik tubuh dan kontak mata.
(3) Interaksi emosional adalah salah satu bentuk interaksi yang terjadi jika individu melakukan kontak satu sama lain dengan melakukan curahan perasaan. Contoh interaksi ini : mengeluarkan air mata sebagai tanda sedang bersedih, haru atau bahkan terlalu bahagia.
Sejarah ASEAN
Indonesia Salah Satu Pendiri ASEAN
}  tanggal 5–8 Agustus 1967, lima menteri luar negeri negara-negara di kawasan Asia Tenggara menyelenggarakan pertemuan di Bangkok, Thailand.
}  Mereka adalah Adam Malik (Indonesia), S. Rajaratnam (Singapura), Narcisco Ramos (Filipina), Tun Abdul Rajak (Malaysia), Thanat Khoman (Thailand).
}  menyepakati Deklarasi Bangkok yang salah satu isinya adalah membentuk sebuah organisasi kerja sama regional, yaitu ASEAN.
Interaksi antar negara ASEAN
}  Hubungan antarnegara ASEAN semakin diperlukan seiring dengan munculnya berbagai macam kebutuhan yang berbeda-beda dari tiap-tiap negara anggota.
}  Kebutuhan sosial, politik, ekonomi, maupun bidang lainnya menuntut suatu negara untuk berperan aktif dengan melakukan kerja sama antarnegara ataupun dengan dunia internasional.
}  Organisasi internasional kemudian dibentuk guna mengatasi dan meminimalisasi masalah yang dapat ditimbulkan dari interaksi antarnegara dalam berbagai bidang.
}  Contohnya, Association of South East Asian Nation (ASEAN) yang merupakan salah satu organisasi internasional yang bersifat kawasan atau regional
}  Dapat disimpulkan bahwa kerja sama adalah menjalin hubungan antara dua negara atau lebih demi mencapai suatu kesepakatan.
Faktor Pendukung
1)      Kesamaan dan perbedaan sumber daya alam
2)      Kesamaan dan perbedaan wilayah (kondisi geografis)
Faktor Penghambat
1)      Perbedaan Ideologi
2)      Konflik dan peperangan
3)      Kebijakan protektif
4)      Perbedaan kepentingan tiap-tiap negara
        Pada tahun 2003, Komite ASEAN untuk Penanganan Bencana (ASEAN
        Committee on Disaster Management/ACDM) secara resmi dibentuk dengan mandat mempersiapkan program kerja beserta prioritas kegiatan yang kemudian dikenal sebagai Program Regional ASEAN untuk Penanganan Bencana (ASEAN Regional Programme on Disaster Management/ARPDM). ARPDM membuat kerangka kerja sama antarnegara ASEAN dan juga dengan Mitra Wicara dan organisasi internasional untuk periode 2004–2011. Rangkaian program terpadu ARPDM mencakup lima komponen inti dan mencakup lebih dari 29 kelompok kegiatan.
Kelima komponen inti dimaksud adalah:
}  1. Pembentukan Kerangka Penanganan Bencana Regional ASEAN;
}  2. Peningkatan Kapasitas;
}  3. Pertukaran Informasi dan Sumber Daya;
}  4. Peningkatan Kolaborasi dan Penguatan Kemitraan;
}  5. Peningkatan Pengetahuan, Kesadaran, dan Advokasi Publik.
Bentuk-Bentuk Kerja Sama (Sosial, Politik, Budaya, Pendidikan, dan Perkembangannya)
  1. Bentuk Kerja Sama di Bidang Sosial dan Budaya
1)      bidang pembangunan sosial dengan menekankan kesejahteraan golongan rendah, perluasan kesempatan kerja, serta pembayaran (upah) yang wajar;
2)      membantu kepada kaum wanita dan pemuda dalam usaha-usaha pembangunan;
3)      menanggulangi masalah masalah perkembangan penduduk dengan bekerja sama dengan badan badan internasional yang bersangkutan;
4)      pengembangan sumber daya manusia;
5)      peningkatan kesejahteraan;
6)      program peningkatan kesehatan (makanan dan obat-obatan);
7)      pertukaran budaya dan seni, juga festival film ASEAN;
8)      penandatanganan kesepakatan bersama di bidang pariwisata ASEAN (ASEAN Tourism Agreement (ATA)); serta
9)      penyelenggaraan pesta olahraga dua tahun sekali melalui SEA-Games.
2. Bidang Kerja Sama di Bidang Politik dan Keamanan
}  Kerja sama ini menyepakati adanya ZOPFAN, traktat persahabatan dan kerja sama (Treaty of Amity and Cooperation/TAC in Southeast Asia), dan kawasan bebas senjata nuklir di Asia Tenggara (Treaty on Southeast Asian Nuclear Weapon-Free Zone/SEANWF).
}  kerja sama dalam bidang politik, menciptakan ASEAN Regional Forum (ARF) untuk membahas kasuskasus terkini yang menjadi perhatian ASEAN.
3.       Bentuk Kerja Sama di Bidang Pendidikan
1.        ASEAN Council of Teachers Convention (ACT) di Sanur, Denpasar, Sabtu (8/12/2012), dengan tema ASEAN Community 2015: Teacher Professionalism for Quality Education and Humanity. Pada pertemuan ini hadir organisasi guru dari Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, serta Korea Selatan.

2.       Penawaran beasiswa pendidikan. Contohnya, Singapura memberikan beasiswa latihan pengelolaan jasa pelabuhan udara, kesehatan dan keselamatan kerja industri, komunikasi bahari, dan lain-lain. Contoh lain: Indonesia memberikan beasiswa pendidikan kedokteran, bahasa, dan seni kepada pelajar negaranegara anggota ASEAN dan kawasan negara berkembang.

3.        Negara-negara ASEAN memanfaatkan beasiswa untuk belajar di berbagai universitas di negara-negara ASEAN dan Jepang atas biaya yang diberikan oleh ASEAN-Japan Scholarship Fund (Dana Beasiswa ASEAN-Jepang).

4.       Olimpiade di bidang pendidikan sering diadakan pada taraf regional Asia Tenggara. Contoh: Pertamina menyelenggarakan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2015.
Pengaruh Kerja Sama Bidang Ekonomi, Sosial, Politik, Budaya dan Pendidikan terhadap Kehidupan di ASEAN

1.       Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Ekonomi di Negara-Negara ASEAN
Para pemimpin ASEAN sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015. Kesepakatan ini dilakukan agar daya saing ASEAN meningkat serta bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi asing.
Pasar tunggal ini disebut dengan istilah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
2.       Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Sosial di Negara-Negara ASEAN ASEAN mengimbau negara-negara anggotanya agar menerima untuk sementara para manusia perahu itu atas pertimbangan kemanusiaan. Migrasi ini berpengaruh terhadap dinamika jumlah kependudukan suatu negara baik bagi yang mengungsi ataupun negara tujuan pengungsian. Selain itu, menimbulkan interaksi sosial, seperti simpati dan empati antarpengungsi dan penduduk setempat daerah pengungsian.
3.       Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Budaya di Negara-Negara ASEAN
Banyak kegiatan hingga saat ini telah atau sedang dilaksanakan, misalnya membangun Kota Budaya ASEAN, Perkemahan Pemuda ASEAN, dan Jaringan Kota Kuno ASEAN. Beberapa aktivitas lain yang dilakukan sebagai dampak pengaruh perubahan komitmen kebudayaan ASEAN antara lain sebagai berikut.
1. Festival Budaya ASEAN (FBA)
Festival ini merupakan ajang memperkenalkan kebudayaan Kota dan Kabupaten Purwakarta ke masyarakat ASEAN, juga merupakan ajang mempertautkan dan memperkenalkan kebudayaan sesama negara ASEAN. Bagi Indonesia, kegiatan ini merupakan salah satu cara memperoleh devisa dari sektor pariwisata.
2. Perkemahan Budaya Serumpun ASEAN
Perkemahan budaya serumpun adalah kegiatan perkemahan budaya negaranegara ASEAN yang diprakarsai tiga negara, yaitu Indonesia–Malaysia–Brunei Darussalam. Kegiatan ini bertujuan menanamkan dan meningkatkan pemahaman penghayatan nilai-nilai budaya bangsa serumpun demi menciptakan ketahanan budaya.
3. Industri Musik
Perkembangan industri musik sangat maju. Konser, festival musik, dan berbagai even lainnya menunjukkan hal tersebut.

4.       Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Politik di Negara-Negara ASEAN
1.       Sengketa Perbatasan Wilayah
Masalah perbatasan wilayah telah menjadi persoalan di beberapa negara ASEAN, seperti kasus Pulau Natuna, kasus Sipadan dan Ligitan, kasus Kepulauan Spratly, dan Kuil Preah Vihear, dan Pulau Pedra Branca.
Negara-negara yang bersengketa tersebut terus mengupayakan penyelesaian melalui cara diplomasi.
2.        Pekerja Migran
Beberapa kasus pekerja migran yang menjadi perhatian negara-negara ASEAN antara lain kerja paksa tenaga asing dengan biaya murah dan perdagangan pekerja rumah tangga migran.
5.       Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Pendidikan di Asia Tenggara
Secara khusus menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, pemerintah Indonesia berupaya memberikan kesempatan kepada lembaga pendidikan melakukan reformasi menyeluruh dalam sistem pendidikan. Contohnya, meningkatkan mutu pendidik baik bagi dosen atau guru melalui proses sertifikasi, akreditasi, standarisasi pendidikan, peningkatan gaji dan kesejahteraan pendidik, serta rekrutmen pendidik yang profesional.







MATERI UH KLS 9

Pengertian sosial budaya
}  merupakan suatu totalitas nilai, tata sosial, tata laku manusia yang diwujudkan dalam pandangan hidup, falsafah Negara dalam berbagai sisi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang menjadi asa untuk melandasi pola perilaku dan tata struktur masyarakat yang ada.

Contoh sosial budaya
                bisa kita lihat dari perilaku masyarakat Indonesia yang masih menjunjung tinggi nilai nilai yang luhur seperti gotong royong, perilaku jiwa kesatria, menjalankan musyawarah untuk mufakat dalam berbagai kesempatan dan menjalankan hidup dengan prinsip prasaja atau hidup sederhana. Berbagai contoh tersebut menunjukkan bagaimana seharusnya tatanan sosial budayamasyarakat Indonesia.
Pengertian Interaksi 
                adalah suatu jenis tindakan yang terjadi ketika dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain.
                Ide efek dua arah ini penting dalam konsep interaksi, sebagai lawan dari hubungan satu arah pada sebab akibat. 
bentuk-bentuk interaksi
(1) Interaksi verbal merupakan salah satu bentuk interaksi yang terjadi apabila dua orang atau lebih melakukan kontak satu sama lain dengan menggunakan alat-alat artikulasi. Proses tersebut terjadi dalam bentuk percakapan satu sama lain.
(2) Interaksi fisik ialah salah satu bentuk interaksi yang terjadi jika ada dua orang atau lebih melakukan kontak dengan menggunakan bahasa-bahasa tubuh. Contoh interaksi ini : posisi tubuh, ekspresi wajah, gerak-gerik tubuh dan kontak mata.
(3) Interaksi emosional adalah salah satu bentuk interaksi yang terjadi jika individu melakukan kontak satu sama lain dengan melakukan curahan perasaan. Contoh interaksi ini : mengeluarkan air mata sebagai tanda sedang bersedih, haru atau bahkan terlalu bahagia.

                adalah suatu proses yang mendunia dimana individu tidak terikat oleh negara atau batas-batas wilayah yang semakin sempit. 
Ditandai dengan:
                adanya proses batas suatu negara menjadi semakin sempit atau memudar karena kemudahan berinteraksi dengan negara baik itu dengan pertukaran informasi, perdagangan, gaya hidup, dan bentuk interaksi yang lainnya. 
MODERNISASI
Pengertian:
                Modernisasi merupakan proses perubahan dari cara tradisional ke cara baru yang lebih maju untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Lahirnya:
                modernisasi merupakan dari hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang. 
                adalah sebuah proses dimana masyarakat berada atau mengadopsi budayaBarat di berbagai bidang meliputi dari, politik, industri, teknologi, ekonomi, hukum, gaya makanan, pakaian, agama, bahasa, dan nilai-nilai. 
Modernisasi Indonesia
}  modernisasi mencakup sistem nilai, cara berpikir, berperasaan dan bertindak, serta teknologi yang sesuai dengan kondisi zaman sekarang.
}  Modernisasi yang dilakukan oleh bangsa Indonesia tentu saja membawa pengaruh terhadap budaya bangsa, baik pengaruh yang bersifat positif maupun pengaruh yang bersifat negatif.
}  Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi seperti handphone memungkinkan seseorang berkomunikasi tanpa bertemu secara langsung. Hal ini dapat menyebabkan keakraban dan keramahtamahan antara satu individu dengan individu lainnya menjadi renggang.
}  Dalam melaksanakan modernisasi, kita tidak boleh menghilangkan unsur-unsur asli kebudayaan Indonesia. Oleh karena itu, kita perlu menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa sebagai landasan untuk menyikapi berbagai dinamika dan perubahan terhadap sistem sosial budaya yang diakibatkan oleh modernisasi.
Modernisasi yang dilakukan oleh bangsa Indonesia mencakup bidang-bidang berikut ini:
1.       Modernisasi di Bidang Teknologi
Gejala modernisasi di bidang teknologi ditandai dengan perkembangan teknologi seperti munculnya teknologi yang lebih maju dari teknologi yang sudah ada sebelumnya. Adanya kemajuan dalam penggunaan teknologi membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan memberikan hasil yang lebih banyak sehingga manusia secara berangsur-angsur meninggalkan teknologi lama dan menggunakan teknologi baru.
2.       Modernisasi bidang ekonomi
satu gejala yang muncul dalam modernisasi ekonomi adalah terjadinya industrialisasi. Apa yang dimaksud dengan industrialisasi?
Industrialisasi merupakan proses pergantian dari penggunaan tenaga manual menjadi penggunaan tenaga mesin. Industrialisasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan modernisasi di bidang ekonomi.
3.       Modernisasi di Bidang Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan
Salah satu cara untuk mewujudkan pembentukan sumber daya manusia berkualitas adalah didirikannya lembaga-lembaga ilmu pengetahuan dengan berbagai macam penelitiannya.
ditujukan untuk mengejar ketertinggalan bangsa dari laju pertumbuhan bangsa lain.

Pembangunan di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan akan mendukung peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berdaya saing.

Salah satu cara untuk mewujudkan pembentukan sumber daya manusia berkualitas adalah didirikannya lembaga-lembaga ilmu pengetahuan dengan berbagai macam penelitiannya.
ditujukan untuk mengejar ketertinggalan bangsa dari laju pertumbuhan bangsa lain.

Pembangunan di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan akan mendukung peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berdaya saing.

ditandai dengan banyaknya penelitian yang menghasilkan berbagai macam cara dan metode sebagai usaha untuk kemajuan pendidikan.

Teknologi dan infrastruktur pendidikan pada masa kini inilah yang menjadikan modernisasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan berlangsung lebih cepat, seperti adanya laboratorium yang lengkap, buku sekolah elektronik, library online, mesin pencari data di internet, komputerisasi data pendidikan, sistem pendidikan, kurikulum, metode pembelajaran, diselenggarakannya kuliah online.
4.       Modernisasi di Bidang Komunikasi, Informasi, dan Transportasi
melalui handphone, faksmile, instant messanger, e-mail, smartphone, video call dan sebagainya,
pemanfaatan jaringan internet untuk pemesanan tiket transportasi secara on line.
5.       Modernisasi Bidang Politik dan Ideologi
Kehidupan politik erat kaitannya dengan proses yang melibatkan kenegaraan dan ketatanegaraan,

ideologi merupakan rangkaian konsep suatu cita-cita yang diemban dan diidam-idamkan oleh suatu kelompok/ golongan, gerakan massa, dan negara. Jadi, istilah ideologi bermakna sebagai kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat untuk memberikan arah dan tujuan demi kelangsungan hidup.
Perubahan yang pernah dilakukan oleh Indonesia berkaitan dengan kehidupan demokrasi adalah demokrasi parlementer, demokrasi terpimpin, dan demokrasi Pancasila.

Gejala modernisasi politik dan ideologi di Indonesia banyak ditandai oleh berbagai sikap politik masyarakat yang mulai mengesampingkan sikap primordial, kesukuan, kedaerahan, dan sejenisnya atau juga pemilihan kepemimpinan berdasarkan prestasi.

Gejala modernisasi dalam bidang ini juga dapat dilihat dari munculnya birokrasi dan administrasi pemerintahan yang memanfaatkan berbagai teknologi, informasi, dan komunikasi modern.

Munculnya lembaga politik modern seperti partai politik untuk menjalankan proses-proses yang berkaitan dengan ketatanegaraan maupun pemerintahan juga gejala modernisasi dalam bidang politik.
6.       Modernisasi di Bidang Keagamaan
Pada zaman prasejarah di mana agama belum hadir dalam kehidupan manusia, kepercayaan terhadap animisme, dinamisme, totemisme, dan sebagainya telah melekat pada diri masyarakat Indonesia.

Modernisasi bidang keagamaan dapat diartikan sebagai perubahan kehidupan keagamaan dan kepercayaan yang mampu memegang keseimbangan antara nilai keagamaan dan kemajuan.

Gejala modernisasi dalam bidang keagamaan terjadi di antaranya karena didorong oleh meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat dan berkembangnya penggunaan media informasi dan komunikasi modern.






Rabu, 31 Mei 2017

KISI-KISI DAN MATERI PAT IPS 8

KISI-KISI PAT IPS 8

1)    prinsip pengelolaan SDA beserta contohnya
2)    pembangunan berkelanjutan
3)    cara optimalisasi/meningkatkan produksi
4)    jenis perusahaan dan contohnya
5)    jenis badan usaha menurut UUD’45 beserta contohnya
6)    ciri-ciri CV dan Koperasi
7)    lembaga regulator, operator dan pengawas dalam pengelolaan SDA
8)    peranan lembaga agama dalam pengelolaan keragaman sosial budaya
9)    pengertian keluarga dan jenis sistem kekerabatan
10) fungsi lembaga pendidikan
11) fungsi pasar
12) upaya yang dilakukan lembaga ekonomi dalam mengelola keragaman budaya
13) fungsi lembaga politik dalam mengelola keragaman sosial budaya
14) jenis-jenis permintaan
15) faktor  yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
16) hukum permintaan dan hukum penawaran
17) kurva keseimbangan pasar


MATERI PAT

Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA)
Prinsip-Prinsip Pengelolaan Sumber Daya Alam
a. Optimal
    UUD 1945 pasal 33 ayat 3 menyebutkan bahwa “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”.
Optimalisasi sumber daya alam dapat berupa
•      mengambil kekayaan alam secara menyeluruh dengan memaksimalkan keuntungan
•      meminimalkan kerugian demi kepentingan negara dan rakyat
•      tetap memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam tersebut dikemudian hari.
Cara optimalisasi produksi
1.    Ekstensifikasi : menambah jumlah faktor produksi
2.     Intensifikasi : meningkatkan mutu faktor produksi
3.     Diversifikasi : penganekaragaman produksi
Pembangunan keberlanjutan adalah pembangunan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi masa mendatang.
b. Lestari
•      Lestari yang dimaksud di sini adalah upaya pengelolaan sumber daya alam beserta ekosistemnya dengan tujuan mempertahankan sifat dan bentuknya. Terutama SDA yang tidak dapat diperbaharui,
Contoh konsep lestari dalam pengelolaan SDA adalah:
1)    Menggunakan pupuk alami atau organik
•      sangat tepat karena dapat menjaga kelestarian tanah.
•      tidak mengandung bahan kimiawi sehingga sangat ramah lingkungan.
•      Bahan kimia yang terkandung di dalam pupuk kimia tidak semua dapat diuraikan oleh jasad renik di dalam tanah sehingga dalam jangka waktu yang lama akan mengendap dan akan merusak tanah.
2) Penggunaan pestisida sesuai kebutuhan
•      pestisida merupakan hal yang mutlak dilakukan untuk mencegah serangan hama penyakit.
•      terlalu banyak residu yang mengendap dan pada tempat yang sama dapat mempengaruhi kesuburan tanah serta kualitas tanamannya sendiri karena terlalu banyak mengandung bahan kimia.
3) Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/ perbukitan)
•      menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul.
•      Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan,
4) Pelestarian udara
    a. Menggalakkan penanaman pohon
    b. Mengupayakan pengurangan emisi
    c. Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia
5) Pelestarian hutan
a. Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
b. Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
c. Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
d. Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
e. Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengolahan hutan.
6) Pelestarian flora dan fauna
•      mendirikan cagar alam dan suaka marga satwa serta melarang kegiatan perburuan liar.
•      apa perbedaan cagar alam dan suaka marga satwa?
•      Suaka marga satwa adalah suatu kawasan hutan tempat melindungi hewan-hewan tertentu dan tidak untuk diburu.
•      - suaka marga satwa gunung Leuser di Aceh,
•      -suaka marga satwa Way Kambas di Lampung,
•      cagar alam adalah kawasan hutan untuk melindungi hewan, tumbuhan, tanah dan tempat-tempat bersejarah lainnya.
•       - cagar alam Raflesia di Bengkulu
•       - cagar alam Pananjung di Pangandaran, dan lain-lain.
7) Pelestarian laut dan pantai
   a. Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.
b. Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut.
c. Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.

Operator pengelola SDA
MENURUT PASAL 33 UUD 1945:
  1. KOPERASI
  2. BUMN
  3. BUMS
Jenis perusahaan berdasarkan usahanya
  1. Perusahaan ekstraktif: langsung dr alam          
          contoh. Pers. Pertambangan
  1. Perusahaan agraris: budidaya S.D.A     
          contoh: PT. Perkebunan Nusantara
3.    Perusahaan Jasa : pelayanan
          contoh: Bank BRI; Trans Studio, XXI
  1. Perusahaan dagang : membeli dan menjual kembali tanpa merubah bentuk
          contoh: Alfamart, Indomaret
  1. Perusahaan industri: Merubah bhn baku menjadi brg setengah jadi/ brg jadi
          contoh: PT. Sritex, PT. Frisian flag, PT. Nestle                                

Letak Badan Usaha
     Tergantung pada :
–     Terikat pada alam    : didasarkan pada kemudahan memperoleh bahan baku seperti             perusahaan pertambangan dan perkebunan
–     Berdasarkan sejarah           : didasarkan kepada sejarah masa lalu seperti perusahaan batik di Yogyakarta
–     Ditetapkan pemerintah : didasarkan pada peraturan pemerintah seperti perusahaan yang             bergerak di bidang keuangan dan kesehatan     
–     Faktor-faktor ekonomi         : didasarkan pada hal-hal seperti ketersediaan transportasi, pasar dan tenaga kerja
          contoh: Mall, Labschool  Cibubur

BUMN
  1. Perusahaan Jawatan (Perjan) à sdh tdk ada
  2. Perusahaan Umum (Perum) contoh PERUM DAMRI
  3. Persero Contoh PT.PLN (Persero)
* BUMD (Badan Usaha Milik Daerah)
BUMS
  1. PERSEORANGAN
          - Dimiliki 1 orang
          - usaha skala kecil
          - tanggung jawab tdk terbatas
Contoh : Bakir, tkg bakso, bengkel motor
2. Firma
          - atas nama bersama
          - sudah saling kenal
contoh: Firma hukum Hotman Paris Hutapea &    
                rekan
3. CV (Commanditaire Vennootschap)
          - Ada sekutu aktif (komplementer) dan sekutu pasif (komanditer)
          - sekutu aktif / komplementer : modal + kerja
          - sekutu pasif / komanditer : modal saja
4. PT (Perseroan Terbatas)
-          Tanggung jawab saham sebatas modal
-          Keuntungan berupa DEVIDEN
-          Keputusan tertinggi di RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)
-          PT terbuka, PT tertutup
KOPERASI
Pengertian: Badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang berasaskan kekeluargaan.
Co-Operation=  usaha bersama
Prinsip = demokrasi & gotong royong
Tujuan = kesejahteraan anggota
Keuntungan berupa SHU (Sisa Hasil Usaha)
Keputusan tertinggi ada pada RAT (Rapat Anggota Tahunan)
Asas = Kekeluargaan (pasal 33 ayat 1)
Pendiri koperasi pertama di dunia: Robert Owen, koperasi Rochdale
Pendiri koperasi pertama di Indonesia: Raden Aria Wiriaatmadja,bupati Purwokerto
Bapak koperasi Indonesia : Moh. Hatta
Koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia
•      Modal Koperasi
a. Modal sendiri:
          1. simpanan pokok ( sekali saat daftar)
          2. simpanan wajib (iuran rutin)
          3. hibah
          4. dana cadangan
b. Modal Pinjaman:
          1. simpanan sukarela (seperti tabungan)
          2. pinjaman dr pihak lain.
Jenis koperasi berdasarkan usahanya
  1. Koperasi simpan pinjam (koperasi kredit)
  2. Koperasi konsumen (usaha toko)
  3. Koperasi produsen (pengolahan dan pemasaran)
  4. Koperasi pemasaran (memasarkan produk anggota dan menyalurkan brg kebutuhan produksi)
Koperasi berdasarkan keanggotaan
•      Min. 20 Orang à koperasi primer
•      Min.5 koperasi primer à kop. Pusat
•      Min. 5 kop. Pusat à kop. Gabungan
•      Min. 5 kop. Gabungan à kop. induk
Koperasi primer : anggotanya orang2
Koperasi sekunder : anggotanya badan hukum koperasi

Lembaga Regulator pengelolaan SDA
PEMERINTAH PUSAT & PEMERINTAH DAERAH
•      Lembaga regulator adalah lembaga yang berwenang menyusun kebijakan dan peraturan.
•      Pemanfaatan sumber daya alam perlu diatur agar proses pelaksanaannya tidak melebihi batas dan merusak keseimbangan lingkungan
1) Pemerintah Pusat
•      Peraturan yang dibuat oleh pemerintah mencakup keseluruhan lembaga operator, baik itu BUMN, BUMS, maupun koperasi.
2) Pemerintah Daerah
•      Pemerintah daerah mempunyai wewenang untuk membuat kebijakan pengelolaan sumber daya alam di wilayahnya. Wewenang tersebut adalah bagian dari hak otonomi daerah.

Lembaga Kontrol pengelolaan SDA (Pemerintah dan Non Pemerintah)
1) Lembaga Pemerintah
•      Apabila terdapat pelanggaran maka pemerintah dapat melaporkan ke lembaga yudikatif untuk diberikan sanksi.
•      Kementrian kehutanan dan kementrian LH
2) Lembaga Non Pemerintah
•      Selain pemerintah, lembaga bukan pemerintah juga bisa menjadi lembaga kontrol.
•      Lembaga Swadana Masyarakat (LSM) seperti Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Greenpeace dan World Wide Fund for Nature (WWF). Masyarakat umum juga dapat melakukan kontrol melalui kearifan lokal setempat.
•      Kearifan lokal dapat sebagai peran dalam mengontrol dan mengendalikan eksploitasi sumber daya alam.

Fungsi dan Peran Kelembagaan dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya untuk Pembangunan Nasional

Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga
  1. fungsi reproduksi
  2. Fungsi sosialisasi
  3. Fungsi protektif (perlindungan)
  4. Fungsi ekonomi
  5. Fungsi kontrol
  6. Fungsi afeksi (kasih sayang)
Pengakuan atau kesadaran perbedaan pertama kali dialami anak-anak di dalam keluarga.
Keluarga dapat memberikan kesadaran kepada seluruh anggota, bahwa perbedaan fisik merupakan pemberian Tuhan Yang Maha Esa yang harus selalu dihargai dan dihormati.
Keluarga inti : terdiri atas suami, istri dan anak-anaknya yang belum kawin
Keluarga luas : terdiri atas suami, istri dan anak-anaknya yang belum kawin ditambah kerabat lain yang tinggal bersama keluarga inti, seperti kakek, nenek, paman, keponakan, cucu dan sebagainya
Sistem kekerabatan:
1. Patrilineal: posisi sentral kepada pihak laki-laki (contoh masy. Jawa dan suku Batak)
2. Matrilineal : posisi sentral kepada pihak perempuan (cth. Masy. Minang kabau)
Fungsi dan Peran Lembaga Agama
•      lembaga agama di Indonesia sepert; Majelis Ulama Indonesia MUI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin).
  1. Pemberdayaan umat
-          Pendidikan
-          Penyelamat
-          Kontrol Sosial
b. Melakukan komunikasi antar umat beragama
Fungsi dan Peran Lembaga Ekonomi dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya
    Salah satu fungsi dan peran lembaga ekonomi dalam memanfaatkan keragaman sosial budaya yaitu untuk mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat.
•      Keragaman sosial budaya merupakan salah satu daya tarik wisatawan dunia yang menghasilkan devisa
•      Contoh: Yogyakarta mampu meningkatkan perekonomian dr budaya dan sejarahnya.
Fungsi dan Peran Lembaga Pendidikan dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya
    Lembaga pendidikan berperan penting dalam melakukan transformasi budaya masyarakat.
•      Sebagai contoh di sekolah terdapat pelajaran bahasa daerah, sebagai salah satu bentuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan berupa bahasa.
•      Saat ini juga banyak sekolah yang mengajarkan seni tradisional seperti membatik, seni tari, dan sebagainya.
Fungsi:
  1. Mempertahankan sistem nilai yang berlaku
Peran:
  1. Mewariskan nilai dan budaya
  2. Membentuk kepribadian
 Fungsi dan Peran Lembaga Budaya dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya
•      Lembaga adat sebagai salah satu lembaga budaya berperan dalam mewariskan dan mengembangkan budaya secara turun temurun.
•      Berfungsi dalam pembentukan karakter pribadi

Fungsi dan Peran Lembaga Politik
            MPR, kepresidenan, DPR, DPA, BPK, MA, dan Pemerintah Daerah.
•      Fungsi dan peran lembaga politik dalam mengelola keragaman sosial budaya misalnya dapat dilakukan sebagai berikut.
a. Menyusun perundang-undangan yang melindungi keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia.
b. Menyusun perundang-undangan yang memungkinkan berkembangnya keragaman sosial budaya.
c. Mengelola keragaman sosial budaya demi pembangunan nasional.
•      melaksanakan Fungsi Legislasi, Fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan,

•      BENTUK PASAR DALAM KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT

•      1.      Pengertian Pasar
•      Pasar merupakan kegiatan dimana menghubungkan antara pembuat barang (produsen) dan pemakai barang (konsumen) dalam melakukan proses jual-beli.
•       Macam Pasar
•      1.1  Menurut Jenis Barang
•      a)      Pasar barang konsumsi, memperdagangkan barang-barang konsumsi
•      b)      Pasar barang produksi, memperdagangkan barang-barang produksi
•      1.2  Menurut Luas Jaringan Distribusi
•      a)      Pasar Setempat (Lokal)
•      Merupakan pasar konkret yang meliputi suatu tempat tertentu. Barang yang diperdagangkan berupa barang-barang konsumsi yang dibutuhkan oleh penduduk sekitarnya.
•      b)      Pasar Daerah
•      Merupakan pasar konkret yang meliputi suatu wilayah tertentu. Barang yang diperdagangkan sebagian besar terdiri dari barang konsumsi hasil produksi industri. Para pedagang menengah melayani pedagang eceran di sini.
•      c)      Pasar Nasional
•      Merupakan pasar konkret ataupun abstrak yang memperdagangkan barang ke seluruh wilayah suatu negara. Barang yang diperdagangkan berupa barang konsumsi, sumber daya produksi, surat berharga (efek), dan valuta asing (valas).
•      d)     Pasar Internasional
•      Merupakan pasar abstrak yang memperdagangkan barang-barang untuk kebutuhan konsumen di seluruh dunia. Barang yang diperdagangkan berupa barang tambang dan bahan mentah.
•      1.3  Menurut Waktu Bertemuanya Penjual dan Pembeli
•      a)      Pasar Harian, berlangsung setiap hari
•      b)      Pasar Mingguan, berlangsung seminggu atau sepekan sekali
•      c)      Pasar Bulanan, berlangsung sebulan sekali
•      d)     Pasar Tahunan, berlangsung setahun sekali
•      2.      Bentuk Pasar
•      2.1  Pasar konkret
•      Merupakan pasar yang langsung mempertemukan penjual dan pembeli. Pelakunya merupakan masyarakat umum dan barang yang diperdagangkan merupakan barang kebutuhan sehari-hari dan barang tersebut sudah tersedia di tempat pertemuan.
•      2.2  Pasar abstrak
•      Merupakan pasar yang langsung atau tidak langsung mempertemukan penjual dan pembeli. Barang yang diperdagangkan tidak dibawa ke tempat pertemuan. Biasanya mereka akan melakukan suatu perjanjian transaksi. Contoh:
•      a)      Pasar uang, mencangkup kegiatan jual-beli instrumen dana-dana jangka pendek
•      b)      Bursa komoditi, tempat transaksi komoditi-komoditi
•      c)      Bursa valuta asing, tempat memperjualbelikan valuta asing
•      d)     Pasar modal (bursa efek), mencangkup kegiatan jual-beli instrumen dana-dana jangka panjang
•      e)      Bursa tenaga kerja, tempat pertemuan pihak pencari kerja dengan pihak yang mebutuhkan tenaga kerja
Peranan dan Fungsi Pasar bagi Ekonomi Masyarakat
•      Peranan pasar
•            a) Bagi Konsumen: Memberikan kemudahan untuk memperoleh barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan.
•            b) Bagi Produsen: Memberikan kemudahan dalam memperoleh bahan-bahan untuk proses produksi serta menjual barang dan jasa hasil produksi
•            c) Bagi Pemerintah: Memberikan kemudahan untuk memperoleh dan menjual barang dan jasa yang diperlukan oleh pemerintah.
•       Fungsi Pasar
•           a) Fungsi Distribusi: Memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsan ke konsumen
•           b) Fungsi Pembentukan Harga: Berperan mewujudkan kesepakatan harga antara penjual dan pembeli
•           c) Fungsi Promosi: Berperan membangkitkan minat konsumen untuk membeli barang atau jasa tertentu

Permintaan, penawaran dan keseimbangan pasar
PERMINTAAN
•      Sudut pandang pembeli
•      Pengertian: Banyaknya jml barang yang dibeli(diminta) pada berbagai tingkat harga dan pada waktu tertentu.
•      Hukum permintaan:
            Harga naik, permintaan turun
            Harga turun, permintaan naik
            *syarat CETERIS PARIBUS (Hal2 lain dianggap TETAP)
YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN:
  1. Harga
  2. Pendapatan
  3. Jumlah barang di pasar
  4. Jumlah penduduk
  5. Selera
  6. Ekspektasi (perkiraan) harga di masa depan
  7. Harga barang terkait

Jenis permintaan
  1. Permintaan efektif
            mau dan mampu beli (didukung daya beli)
  1. Permintaan potensial
            mampu beli tapi blm mau (didukung daya beli)
  1. Permintaan absolut
            mau tapi tidak mampu beli (tdk didukung daya beli)

Kurva Permintaan

Penawaran Barang dan Jasa
1.1         Pengertian Penawaran Barang dan Jasa
Penawaran (supply) adalah jumlah keseluruhan barang atau jasa yang akan dijual atau ditawarkan oleh produsen pada berbagai macam tingkat harga.
Hukum penawaran
jika harga barang naik, maka penawaran akan barang tersebut akan meningkat, begitu pula sebaliknya.

Kurva Penawaran

1.2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi penawaran
1)  Biaya produksi
2)  Kemajuan teknologi atau adanya teknologi baru
3)  Harga bahan baku untuk membuat barang
4)  Banyaknya produsen yang menawarkan barang
5)  Laba yang diinginkan produsen atau penjual

KESEIMBANGAN PASAR
Harga pasar terbentuk jika telah terjadi proses tawar-menawar antara penjual dan pembeli sehingga menghasilkan harga yang disepakati.
Pengertian harga keseimbangan adalah harga yang terjadi apabila jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan.
Kurva Keseimbangan Pasar