Senin, 09 Juni 2014

MATERI UKK EKONOMI KLS 8 2013/2014


PERPAJAKAN

1. Pengertian Pajak dan Retribusi
Pajak adalah iuran yang harus dibayar oleh wajib pajak (masyarakat) kepada negara (pemerintah) berdasarkan Undang-Undang untuk membiayai bermacam-macam pembelanjaan negara. Pemungutan pajak dapat dipaksakan atas wajib pajak.
Retribusi adalah pungutan oleh pemerintah atas masyarakat karena pihak yang bersangkutan telah menggunakan jasa atau fasilitas pemerintah, balas jasanya langsung
1.1           Unsur-Unsur Pajak
1)      Iuran wajib dari rakyat kepada negara dalam bentuk uang
2)      Berdasarkan Undang-Undang dalam pemungutannya dapat dipaksakan
3)      Tidak ada jasa timbal balik secara langsung dari negara
4)      Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan Negara

2.   Penggolongan Pajak
2.1     Ditinjau dari cara pemungutannya
a)      Pajak langsung, pajak yang harus ditanggung oleh wajib pajak sendiri dan tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain contoh PBB, PPh, PKB
b)      Pajak tidak langsung, pajak yang pemungutannya dapat dialihkan kepada orang lain
Contoh PPn, Pajak penjualan
2.2     Ditinjau dari obyek yang dikenakan pajak
a)      Pajak subyektif, pajak yang pemungutannya berdasar atas subyeknya (orangnya), keadaan diri pajak dapat mempengaruhi jumlah yang harus dibayar contoh PPh
b)      Pajak obyektif, pajak yang pemungutannya berdasar atas obyeknya
Contoh PPn, PPnBM, PKB, PBB
2.3     Ditinjau dari siapa yang memungut pajak
a)      Pajak negara/pusat, pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat melalui aparatnya
Contoh PPh, PBB, PPn, PPnBM
b)      Pajak daerah, pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan terbatas pada rakyat daerah itu sendiri contoh retribusi parkir, pajak reklame, PKB, pajak hiburan, pajak hotel

3.      Jenis Pajak
3.1  Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang merupakan pajak yang dikenakan terhadap orang atau badan yang memiliki permukaan bumi dan bangunan yang dibangun secara tetap di atasnya. Diatur dalam UU No. 12 Tahun 1994.
3.2 Pajak Penghasilan (PPh) yang merupakan pajak yang dikenakan terhadap perseorangan atau badan usaha berkenaan dengan penghasilan yang diterima selama satu tahun pajak. Diatur dalam UU No. 36 Tahun 2008.
3.3 Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang merupakan pajak yang dikenakan terhadap penjualan atau penyerahan langsung yang telah diolah atau diproses sehingga berubah dari sifat atau bentuk aslinya menjadi barang baru yang bertambah nilai atau daya gunanya. Diatur dalam UU No. 18 Tahun 2000.

4.      Tarif Pajak
1)      Tarif pajak proposional (sebanding), menggunakan persentase yang tetap untuk setiap dasar pengenaan pajak
2)      Tarif pajak degresif (menurun), menggunakan persentase yang menurun untuk setiap dasar pengenaan pajak
3)      Tarif pajak konstan (tetap), tetap untuk setiap dasar pengenaan pajak
4)      Tarif pajak progresif (menaik), menggunakan persentase yang menaik untuk setiap dasar pengenaan pajak

5.      Fungsi Pajak
1)      Fungsi budgeter, yaitu pajak sebagai sumber utama pendapatan negara
2)      Fungsi alokasi, yaitu pajak sebagai sumber dana untuk pembiayaan pembangunan di segala bidang
3)      Fungsi distribusi, yaitu pajak sebagai alat pemerataan pendapatan
4)      Fungsi regulasi/stabilisasi, yaitu pajak sebagai alat untuk menjaga kestabilan ekonomi

PERHITUNGAN PAJAK

Pajak Penghasilan (PPh)
Tarif PPh berdasarkan UU Nomor 38 tahun 2008 sebagai berikut:
Keterangan                                                    Tarif Pajak
      Sampai dengan Rp 50.000.000                                   5%
      Rp 50.000.000 – Rp 250.000.000                               15%
      Rp 250.000.000 – Rp 500.000.000                             25%
      Di atas Rp 500.000.000                                              30%
1. Diketahui tuan Ali memiliki PKP sebesar Rp 600.000.000,00 setahun, brapa PPh terutangnya & bagaimana cara perhitungannya?
Jawaban :
Penghasilan Kena Pajak (PKP) : Rp 600.000.000
PPh Terutang                  :     
- 5   % x   50.000.000              =   2.500.000
- 15 % x 200.000.000              = 30.000.000
- 25 % x 250.000.000              = 62.500.000
- 30 % x 100.000.000              = 30.000.000 +
Total PPh Terutang                 = 125.000.000
2.   Penghasilan Kena Pajak Tuan Amir Pada Tahun 2011 sebesar Rp.100.000.000,-
PPh Terutang :
5 %  x 50.000.000       = 2.500.000
15% x 50.000.000       = 7.500.000 +
Total PPh Terutang     = 10.000.000

PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB)
      Ari mempunyai sebidang tanah seluas 200 m2 dengan harga Rp 1.000.000 per m2, di atasnya berdiri sebuah rumah seluas 100 m2 dengan harga 500.000 per m2, berapakah besar PBB terutangnya? (NJOPTKP: Rp 12.000.000)
Jawab:
NJOP Tanah                200 x Rp 1.000.000    = Rp 200.000.000
NJOP Bangunan         100 x Rp 500.000       = Rp   50.000.000+
NJOP                                                              = Rp 250.000.000
NJOPTKP                                                       = Rp   12.000.000 –
NJOPKP                                                         = Rp 238.000.000

PBB = 1/1000 x Rp 238.000.000       = Rp 238.000


PERMINTAAN, PENAWARAN, SERTA HARGA KESEIMBANGAN

1.      Permintaan Barang dan Jasa
1.1  Pengertian Permintaan Barang dan Jasa
Permintaan (demand) adalah jumlah keseluruhan barang dan jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada bermacam tingkat harga. Hukum permintaan mengatakan bahwa, jumlah barang yang diminta akan selalu berbanding terbalik dengan harganya, artinya jika harga barang naik, maka permintaan akan barang tersebut akan menurun, begitu pula sebaliknya. Sehingga membentuk kurva permintaan yang bergerak dari kiri atas ke kanan bawah.
1.2              Macam-Macam Permintaan
 1.2.1Menurut daya beli
a)      Permintaan efektif (potensial), permintaan terhadap suatu barang yang disertai dengan kemampuan untuk membayar harga barang tersebut
b)      Permintaan absolut, permintaan terhadap suatu barang yang tidak disertai dengan kemampuan untuk membayar harga barang tersebut
 1.2.2   Menurut jumlah subyek pendukung
a)      Permintaan individual, yang dilakukan oleh seorang pembeli
b)      Permintaan pasar, yang dilakukan oleh konsumen secara keseluruhan di dalam pasar
1.3              Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan
1)      Pendapatan atau penghasilan masyarakat
2)      Distribusi pendapatan Negara
3)      Selera konsumen terhadap barang
4)      Jumlah penduduk
5)      Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut
6)      Prediksi masyarakat tentang kondisi di masa yang akan datang
7)      Adanya barang subtitusi
8)      Kegunaan akan suatu barang
1.4  Elastisitas Permintaan, menunjukkan akibat perubahan harga terhadap jumlah barang dan jasa yang diminta yang dapat diketahui dari nilai koefisien elastisitas permintaan (ed).
Rumus Koefisien Elastisitas Permintaan
         E = ∆Q/∆P x P1/Q1
keterangan:
∆Q = perubahan jumlah permintaan
∆P  = perubahan harga
P1  = harga ke-1
Q1 = jumlah permintaan ke-1
(tanda minus diabaikan)
a.       Permintaan elastis uniter, jika ed = 1
(contoh : barang normal)
b.      Permintaan elastis, jika ed  > 1
(contoh : barang mewah)
c.       Permintaan inelastis (tidak elastis), jika ed  < 1
(contoh : barang pokok)
d.      Permintaan inelastis sempurna, jika ed  = 0
(contoh : obat)
e.       Permintaan elastis sempurna, jika ed  = ~
(contoh : BBM, tarif busway)
Contoh perhitungan :
Jika harga barang Rp 1000 yang dibeli konsumen 200 unit, ketika harga barang turun menjadi Rp 800 yang dibeli konsumen 250 unit. Tentukan elastisitasnya!
Diket: P1 = Rp 1000   Q1 = 200 unit
            P2 = Rp 800    Q2 = 250 unit
Dit: E = ?
Jawab : E = ∆Q/∆P x P1/Q1
             ∆Q = 250-200 = 50
             ∆P = 800-1000 = 200 (minus diabaikan)
            E = 50/200 x 1000/200
            E = 5/4
            E = 1,25
            E > 1 (elastis)
            Termasuk barang mewah

2.      Penawaran Barang dan Jasa
2.1              Pengertian Penawaran Barang dan Jasa
Penawaran (supply) adalah jumlah keseluruhan barang atau jasa yang akan dijual atau ditawarkan oleh produsen pada berbagai macam tingkat harga. Hukum penawaran mengatakan bahwa, jumlah barang yang diminta akan selalu berbanding lurus dengan harganya, artinya jika harga barang naik, maka penawaran akan barang tersebut akan meningkat, begitu pula sebaliknya. Sehingga membentuk kurva pernawaran yang bergerak dari kiri bawah ke kanan atas.
2.2  Faktor-Faktor yang Mempengaruhi penawaran
1)   Biaya produksi
2)   Kemajuan teknologi atau adanya teknologi baru
3)   Harga bahan baku untuk membuat barang
4)   Banyaknya produsen yang menawarkan barang
5)   Laba yang diinginkan produsen atau penjual
2.3  Elastisitas Penawaran, menunjukkan akibat perubahan harga terhadap jumlah barang dan jasa yang ditawarkan yang dapat diketahui dari nilai koefisien elastisitas penawaran (es).
Rumus Koefisien Elastisitas Penawaran
                E = ∆Q/∆P x P1/Q1
keterangan:
∆Q = perubahan jumlah permintaan
∆P  = perubahan harga
P1  = hargake-1
Q1 = jumlah permintaan ke-1
(tanda minus diabaikan)
a.       Penawaran elastis uniter, jika es = 1
b.      Penawaran elastis, jika es  > 1
c.       Penawaran inelastis (tidak elastis), jika es  < 1
d.      Penawaran inelastis sempurna, jika es  = 0
e.       Penawaran elastis sempurna, jika es  = ~
3.      Keseimbangan Pasar
3.1  Proses Terbentuknya Harga Pasar
Harga ialah jumlah uang yang harus dibayarkan pembeli kepada penjual untuk memperoleh barang atau jasa.
Harga pasar terbentuk jika telah terjadi proses tawar-menawar antara penjual dan pembeli sehingga menghasilkan harga yang disepakati. Pengertian harga keseimbangan adalah harga yang terjadi apabila jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. 



















1.      Perbedaan pokok antara pajak dan retribusi adalah…
a.      Adanya jasa timbal balik yang diperoleh
b.      Tempat pembayaran
c.       Waktu pembayaran
d.      Objek yang dikenal
2.      Di bawah ini termasuk pembayaran retribusi, kecuali…
a.      Membayar pajak bumi dan bangunan milik sendiri yang ditempati
b.      Membayar karcis ketika masuk jalan tol
c.       Membayar parkir
d.      Membayar karcis ketika masuk obyek wisata
1.1  Unsur-Unsur Pajak
3.      Berikut ini merupakan unsur-unsur pajak, kecuali…
a.      Iuran dari rakyat kepada Negara
b.      Terdiri atas PPN, PBB, dan PPh
c.       Berdasarkan Undang-Undang
d.      Tidak ada jasa timbal balik
2.      Penggolongan Pajak
4.      Di bawah ini yang bukan termasuk pajak langsung adalah…
a.      Pajak pertambahan nilai
b.      Pajak bumi dan bangunan
c.       Pajak atas hadiah
d.      Pajak atas gaji dan upah
5.      Jenis pajak yang beban pajaknya dapat dialihkan kepada orang lain disebut…
a.      Pajak bebas
b.      Pajak obyektif
c.       Pajak langsung
d.      Pajak tak langsung
3.      Jenis Pajak
6.      Pajak penghasilan yang penghitungan dan pembayarannya langsung dilakukan tanpa harus menunggu satu tahun adalah…
a.      Dividen saham
b.      Pensiun
c.       Gaji
d.      Hadiah
7.      Apabila kelak saya memiliki pabrik minuman ringan, pajak yang harus saya bayar adalah…
a.      PBB dan PPn-BM
b.      PPN dan PPn-BM
c.       PPN dan PPh
d.      PBB dan PPh
8.      Di bawah ini adalah barang-barang yang tidak dikenakan PPN, kecuali…
a.      Kayu glondong
b.      Sepeda gunung
c.       Beras
d.      Lada
9.      Apabila Taufik Hidayat mendapat hadiah kejuaraan bulu tangkis, ia wajib membayar…
a.      PPN
b.      PBB
c.       PPh
d.      PPn-BM
10.  Ekspor barang mewah, misalnya ukir-ukiran Bali, tidak dikenakan PPN karena…
a.      Menunjukkan kualitas barang Indonesia di luar negeri
b.      Menjadi sumber pendapatan negara
c.       Barang mewah tidak terkena PPN
d.      Merupakan sumber devisa
11.  Apabila kalian menggunakan jasa telekomunikasi melalui wartel, kalian terkena pajak…
a.      PPh
b.      PPn-BM
c.       PBB
d.      PPN
12.  Selain migas, penerimaan negara yang paling besar diperoleh dari…
a.      Hasil perikanan
b.      Pajak
c.       Ekspor hasil industry
d.      Retribusi
13.  Bagi pemerintah, penerimaan pembayaran rekening listrik dari masyarakat termasuk penerimaan…
a.      Hasil usaha dari perusahaan
b.      Retribusi
c.       Pajak
d.      Migas
4.      Tarif Pajak
14.  Dalam perhitungan pajak bumi dan bangunan, pemerintah mengenakan tarif pajak…
a.      Progresif
b.      Proporsional
c.      Tetap
d.      Degresif
15.  Dalam perhitungan pajak penghasilan pemerintah mengenakan persentase yang menaik untuk setiap dasar pengenaan pajak, dalam hal ini tarif yang digunakan dikenal dengan istilah…
a.        Tarif pajak progresif
b.        Tarif pajak proporsional
c.         Tarif pajak degresif
d.        Tarif pajak tetap
5.      Sistem Pemungutan Pajak
16.  Wajib pajak menghitung, melaporkan, dan membayarkan sendiri pajaknya. Pengaturan perpajakan tersebut menggunakan system…
a.      Penilaian resmi
b.      With holding
c.       Penilaian diri
d.      Campuran
17.  Apabila perlu, pemungutan pajak dapat dilakukan dengan…
a.      Perintah atasan
b.      Nasihat tetangga
c.       Sukarela
d.      Paksaan
6.      Fungsi Pajak
18.  Pajak mempunyai fungsi anggaran, maksudnya…
a.      Sebagai sumber pembiayaan pembangunan
b.      Sebagai pemerataan kesempatan kerja
c.       Sebagai sumber pendapatan negara
d.      Sebagai alat menjaga stabilitas harga
19.  Pajak mempunyai fungsi stabilitas, artinya…
a.      Menciptakan kesempatan kerja
b.      Mengatur ketertiban wajib
c.       Alat stabilisasi nasional
d.      Alat stabilisasi perekonomian

1. Permintaan Barang dan Jasa
1.      Menjelang lebaran banyak orang membutuhkan beras untuk keperluan zakat fitrah. Oleh karena itu…
a.      Permintaan beras naik, sedangkan penawarannya turun
b.      Permintaan dan penawaran beras naik
c.       Permintaan beras turun, sedangkan penawarannya naik
d.      Permintaan dan penawaran beras turun
2.      Meskipun harga BBM naik, permintaan akan BBM tetap karena…
a.      Kenaikan harga BBM menyebabkan kenaikan harga barang-barang lain
b.      Orang sangat membutuhkan BBM
c.       BBM merupakan satu-satunya kebutuhan pokok
d.      Distribusi BBM hanya dilakukan oleh Pertamina
3.      Apabila jumlah penduduk di desa kalian bertambah, akan berdampak…
a.      Konsumsi barang dan jasa meningkat
b.      Produksi barang dan jasa meningkat
c.       Konsumsi barang dan jasa menurun
d.      Produksi barang dan jasa menurun
4.      Karena mobil diesel berbahan bakar solar, kenaikan harga solar yang cukup tinggi berpengaruh terhadap pasaran mobil diesel, yaitu…
a.      Penawaran mobil diesel melonjak tajam
b.      Permintaan mobil diesel menurun
c.       Penawaran mobil diesel menurun
d.      Permintaan mobil diesel naik
5.      Apabila harga suatu barang Rp 2000, maka jumlah permintaannya 6 unit, ketika harganya naik menjadi Rp 3000 jumlah permintaannya berkurang menjadi 4 unit. Dapat kita perkirakan barang tersebut adalah…
a.    Barang pokok
b.    Obat-obatan
c.    Pakaian
d.    Bensin  
6.      Pada saat menjelang hari raya Lebaran dan Natal, jumlah…
a.      Penawaran sembako meningkat, harga turun
b.      Permintaan sembako merosot, harga naik
c.       Permintaan sembako stabil, harga juga stabil
d.      Permintaan sembako meningkatan, harga naik
1.      Penawaran Barang dan Jasa
7.      Karena banyak produksi empek-empek, kota Palembang disebut kota empek-empek. Hal tersebut berarti di Palembang…
a.      Sedikit penawaran empek-empek
b.      Banyak penawaran empek-empek
c.       Sedikit permintaan empek-empek
d.      Banyak permintaan empek-empek
8.      Salah satu ciri kurva penawaran adalah…
a.      Garis kurva dari kiri bawah ke kanan atas
b.      Garis kurva dari kiri atas ke kanan bawah
c.       Garis kurva dari kanan bawah ke kiri atas
d.      Garis kurva dari kanan atas ke kiri bawah
9.      Perbedaan atara kurva permintaan dan penawaran tampak pada…
a.      Panjangnya
b.      Tegaknya
c.       Arahnya
d.      Lurusnya
10.   
Kurva2
Menurut kurva di atas, dalam tingkat harga Rp 15.000,00, jumlah penawaran…
a.      5000 Kg
b.      4000 Kg
c.       3000 Kg
d.      2000 Kg
11.  Dewasa ini pemilik handphone (HP) sudah menjangkau ke pelosok-pelosok pedesaan. Hal tersebut berarti…
a.      Permintaan dan penawaran HP meningkat
b.      Permintaan HP meningkat
c.       Permintaan dan penawaran HP tidak seimbang
d.      Penawaran HP meningkat
12.  Jika Es = 0 maka dalam elastisitas penawaran dinamakan…
a.    Elastis
b.    Elastis sempurna
c.    Inelastis
d.    Inelastis sempurna
13.  Penayangan iklan melalui televisi menunjukkan adanya…
a.      Pembelian
b.      Penjualan
c.       Permintaan
d.      Penawaran
2.        Keseimbangan Pasar
14.   
Kurva3
Harga keseimbangan tampak pada kurva…
a.      1
b.      2
c.       3
d.      4
15.  Apabila jumlah permintaan lebih kecil daripada penawaran, harga akan…
a.      Melonjak tajam
b.      Naik
c.       Turun
d.      Stabil
16.  Harga pasar terbentuk apabila…
a.      Penawaran lebih dari permintaan
b.      Penawaran sama dengan permintaan
c.       Permintaan kurang dari penawaran
d.      Permintaan lebih dari penawaran













Sabtu, 15 Maret 2014

KISI-KISI dan Ringkasan Materi UTS Ekonomi Kelas VIII smster 2

KISI-KISI dan Ringkasan Materi UTS Ekonomi Kelas VIII smster 2
MATERI POKOK
KELAS/
SEMESTER
INDIKATOR SOAL
NOMOR SOAL
Penduduk usia kerja
VIII/Genap
Siswa dapat menentukan usia kerja
1
Tenaga kerja
VIII/Genap
Siswa dapat menentukan pengertian tenaga kerja
2
Angkatan kerja
VIII/Genap
Siswa dapat menentukan pengertian angkatan kerja
3
Masalah ketenagakerjaan
VIII/Genap
Siswa dapat menentukan masalah ketenagakerjaan di Indonesia
4,5
Pengangguran
VIII/Genap
Siswa dapat menentukan jenis-jenis pengangguran berdasarkan sebabnya
6
Siswa dapat menentukan cara mengatasi pengangguran
7
Sistem ekonomi liberal

VIII/Genap

Siswa dapat menentukan pengertian sistem ekonomi liberal
8

VIII/Genap

Siswa dapat menentukan ciri-ciri sistem ekonomi liberal
9
Sistem ekonomi komando (terpusat)
VIII/Genap

Siswa dapat menentukan pengertian sistem ekonomi komando (terpusat)
10
VIII/Genap

Siswa dapat menentukan tokoh yang berpengaruh dalam sistem ekonomi komando (terpusat)
11
VIII/Genap

Siswa dapat menentukan negara-negara penganut sistem ekonomi komando (terpusat)
12
Sistem ekonomi campuran
VIII/Genap

Siswa dapat menentukan ciri-ciri dari sistem ekonomi campuran
13
Sistem perekonomian Indonesia
VIII/Genap

Siswa dapat menentukan pelaku ekonomi dalam perekonomian Indonesia
14
Siswa dapat menentukan tujuan perekonomian Indonesia
15
Siswa dapat menentukan makna yang terkandung dalam UUD 1945 pasal 33 tentang perekonomian Indonesia
16
Siswa dapat menentukan ciri-ciri perekonomian Indonesia
17


KETENAGAKERJAAN
1.       Masalah Angkatan Kerja dan Tenaga Kerja di Indonesia
Bekerja adalah kegiatan melakukan suatu pekerjaan untuk memperoleh penghasilan, yang dilakukan minimal 1 jam per minggu dan dilakukan secara berturut-turut.
1.1   Pengertian Angkatan Kerja
Adalah penduduk berusia kerja, yaitu antara 15 hingga 65 tahun, yang bekerja atau yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan.
Penduduk dapat dikelompokkan menurut umur:
1)      0-14 tahun, Penduduk Non-Produktif (di bawah usia kerja)
2)      15-65 tahun, Penduduk Produktif (usia kerja)
Penduduk Produktif dapat digolongkan menjadi angkatan kerja (yang mau bekerja) dan bukan angkatan kerja (yang tidak mau bekerja, misal ibu rumah tangga, pelajar dan mahasiswa).
3)      > 65 tahun, Penduduk Non-Produktif (di atas usia kerja)
Angkatan kerja dapat dikelompokkan menjadi:
1)      Kesempatan kerja (employment) adalah kelompok angkatan kerja yang sudah mendapatkan pekerjaan
2)      Penggangguran (unemployment) adalah kelompok angkatan kerja yang tidak mempunyai pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan
1.2   Pengertian Tenaga Kerja
Setiap orang yang sedang dan/atau akan melakukan pekerjaaan, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa unutk memenuhi kebutuhan masyarakat.
1.3   Masalah Ketenagakerjaan di Indonesia
1)      Jumlah tenaga kerja yang semakin banyak
2)      Mutu/tingkat pendidikan dan keterampilan tenaga kerja yang masih rendah
3)      Persebaran tenaga kerja yang tidak merata
4)      Angka pengangguran yang tinggi
5)      Jumlah angkatan kerja tinggi
6)      Motivasi kerja, keuletan, kedisiplinan, dan keinginan untuk bekerja keras yang kurang
1.4   Dampak Pengangguran terhadap Lingkungan Sosial
Penggangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan atau masih sedang mencari pekerjaan. Sehingga penggangguran tersebut menghasilkan dampak:
1)      Pendapatan nasional dan income perkapita turun
2)      Beban psikologis bagi yang mengganggur
3)      Biaya sosial dan tunjangan-tunjangan dari pemerintah semakin besar
4)      Maraknya kriminalitas
      1.4.2 Sebab-sebab pengangguran:
            a) Pengangguran struktural, yaitu pengangguran yang terjadi akibat adanya perubahan struktur dan kegiatan ekonomi sebagai akibat perkembangan ekonomi
            b) Pengangguran siklus/konjungtural, yaitu pengangguran yang terjadi karena siklus ekonomi menurun (resesi ekonomi)
            c) Pengangguran friksional (sementara=temporer), pengangguran yang terjadi karena kesulitan temporer dalam mempertemukan pemberi kerja dan pencari kerja
            d) Pengangguran teknologi, Tersingkirnya tenaga kerja manusia oleh mesin (perubahan teknologi)
             e) Pengangguran musiman, terjadi karena perubahan cuaca atau alam, sifatnya berkala
CARA MENGATASI PENGANGGURAN
          Cara mengatasi Pengangguran Friksional dan Sukarela:
        Proyek Padat Karya
        Menarik Investor baru
        Pengembangan transmigrasi
        Memberikan bantuan pinjaman lunak untuk UKM
          Cara Mengatasi Pengangguran Konjungtural:
        Meningkatkan daya beli masyarakat sehingga pasar menjadi ramai dan akan menambah jumlah permintaan
        Mengatur bunga bank agar tidak terlalu tinggi sehingga investor lebih suka menginvestasikan uangnya
          Cara Mengatasi Pengangguran Struktural:
        Menyediakan lapangan kerja baru
        Pelatihan tenaga kerja (Balai Latihan Kerja / BLK)
        Menarik investor
          Cara Mengatasi Pengangguran Musiman:
        Pelatihan ketrampilan lainnya
        Menginformasikan lowongan pekerjaan yang ada di sektor lain
          Cara mengatasi pengangguran Deflasioner:
        Pelatihan tenaga kerja
        Menarik investor baru
          Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi:
        Mempersiapkan masyarakat untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi dg cara memasukkan materi kurikulum pelatihan teknologi di sekolah.
        Pengenalan teknologi sejak dini
        Pelatihan tenaga pendidik untuk penguasaan teknologi

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
1.       Tiga Sistem Ekonomi Utama
1.1   Sistem Ekonomi Pasar Bebas/Liberal
Setiap orang bebas berusaha dan memiliki modal dan alat-alat produksi. Pemerintah tidak mengatur kehidupan ekonomi secara langsung
tokoh: Adam Smith
1.2   Sistem Ekonomi Sosialis/Terpusat/Komunis/komando
Pemerintah memilki peranan yang amat penting dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi kegiatan perekonomian. Hak milik perorangan atas modal dan alat-alat produksi tidak diakui oleh negara.
tokoh: Karl Marx
1.3   Sistem Ekonomi Campuran
Merupakan sistem ekonomi campuran antara sistem ekonomi pasar bebas dan sistem ekonomi terpusat.

2.       Sistem Perekonomian Indonesia
Sistem perekonomian Indonesia menganut asas demokrasi ekonomi yang merupakan tata perekonomian yang melibatkan pemerintah, para pengusaha swasta, dan seluruh rakyat untuk saling membantu dalam kegiatan ekonomi, biasa dikenal dengan sistem ekonomi kerakyatan
2.1   Ciri-Ciri Positif Demokrasi Ekonomi Indonesia
1)      Disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan
2)      Negara menguasai cabang-cabang produksi yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak
3)      Negara menguasai seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya yang dipergunakan untuk kemakmuran rakyat
4)      Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan serta pengawasan terhadap kebijakannya dilakukan dengan pemufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat
5)      Perekonomian daerah dikembangkan secara serasi dan seimbang antar daerah
6)      Kebebasan bagi warga negara untuk memilih pekerjaan dan penghidupan yang layak
7)      Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat
8)      Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya
9)      Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara
Pelaku dalam perekonomian Indonesia:
1.       Koperasi (Pasal 33 ayat 1 UUD 1945)
2.       BUMN (Pasal 33 ayat 2 UUD 1945)

3.       BUMS ( Pasal 33 ayat 3 UUD 1945)