Senin, 03 Desember 2012

KISI-KISI UAS EKONOMI KELAS 8


KISI-KISI UAS EKONOMI
Kelompok Kebutuhan Manusia
1.1.1     Berdasarkan Tingkat Kepentingan
Kebutuhan primer, Kebutuhan sekunder, Kebutuhan tersier
1.1.2     Berdasarkan Waktu Pemenuhan
Kebutuhan masa kini (sekarang), Kebutuhan masa datang (kelak)
1.1.3     Berdasarkan Sifat
a)  Kebutuhan jasmaniah, berhubungan dengan kesehatan dan penampilan fisik manusia. Contoh: olah raga, makan, minum
b)  Kebutuhan rohaniah, mencakup penyegaran intelektual (pengetahuan), mental (kejiwaan), dan moral. Contoh: ibadah, rekreasi,hiburan.
1.1.4     Berdasarkan Subyek
Kebutuhan pribadi, Kebutuhan sosial, berhubungan dengan kebersamaan.
Kelangkaan Barang dan Jasa
1.2 Pengertian Kelangkaan
Kelangkaan adalah keterbatasan alat pemenuhan kebutuhan dihadapkan dengan kebutuhan yang tidak terbatas.
PELAKU KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT:
1. RTK (Rumah Tangga Konsumen), sebagai pemilik faktor produksi
- Alam balas jasa berupa sewa/rent
- Tenaga kerja balas jasa berupa upah/wage
- Modal balas jasa berupa bunga/interest
- Skil/kewirausahaan balas jasa berupa laba/profit

2. RTP (Rumah Tangga Perusahaan), sebagai pengguna faktor produksi
-Perusahaan-perusahaan swasta,dsb

3. RTN (Rumah Tangga Negara)/ pemerintah
- BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

4. Masyarakat Luar Negeri
- Eksport/import , investor

KOPERASI:
Pertama kali didirikan di dunia di kota ROCHDALE, INGGRIS (KOPERASI ROCHDALE)
Di Indonesia  1896 didirikan oleh Patih Purwokerto bernama  R.Arya Wiriaatmadja
Bapak Koperasi Moch.Hatta
Berasal dari kata COOPERATION, CO= Bersama dan OPERATION=Usaha. Jadi mengandung makna bekerja bersama untuk kepentingan bersama/usaha bersama.
Tujuan utama adalah kesejerahtaan anggota




Perhitungan SHU
Contoh Soal:
Pak Wisnu adalah seorang anggota koperasi SEGAR BUGAR, yang bergerak dalam bidang jual beli (koperasi konsumsi). Jumlah pembelian pak wisnu selama setahun sebesar Rp 1.000.000, sedangkan jumlah penjualan koperasi sebesar Rp 50.000.000. Pada tahun itu, SHU Koperasi SEGAR BUGAR adalah sebesar Rp 100.000.000. Berdasarkan keputusan rapat anggota, besarnya SHU untuk jasa anggota adalah 10%. Dengan demikian besarnya SHU Yang di terima Pak Wisnu adalah:
Jawaban:
•      SHU untuk Jasa Anggota  = 10% x 100.000.000
                                                     = Rp 10.000.00
•      SHU Pak Wisnu                 = Rp 1.000.000   x Rp 10.000.000                                                                                                                        .                                                     Rp 50.000.000   
                                                 = Rp 200.000


1.    Pengertian Pasar
Pasar merupakan kegiatan dimana menghubungkan antara pembuat barang (produsen) dan pemakai barang (konsumen) dalam melakukan proses jual-beli.
2.    Macam Pasar
1.1 Menurut Jenis Barang
Pasar barang konsumsi, memperdagangkan barang-barang konsumsi, Pasar barang produksi, memperdagangkan barang-barang produksi
1.2 Menurut Luas Jaringan Distribusi
a)    Pasar Setempat (Lokal)
b)    Pasar Daerah
c)    Pasar Nasional
d)    Pasar Internasional
1.3 Menurut Waktu Bertemuanya Penjual dan Pembeli
a)    Pasar Harian, berlangsung setiap hari
b)    Pasar Mingguan, berlangsung seminggu atau sepekan sekali
c)    Pasar Bulanan, berlangsung sebulan sekali
d)    Pasar Tahunan, berlangsung setahun sekali


2.    Bentuk Pasar
2.1 Pasar konkret
Merupakan pasar yang langsung mempertemukan penjual dan pembeli. Pelakunya merupakan masyarakat umum dan barang yang diperdagangkan merupakan barang kebutuhan sehari-hari dan barang tersebut sudah tersedia di tempat pertemuan.
2.2 Pasar abstrak
Merupakan pasar yang langsung atau tidak langsung mempertemukan penjual dan pembeli. Barang yang diperdagangkan tidak dibawa ke tempat pertemuan. Biasanya mereka akan melakukan suatu perjanjian transaksi. Contoh:
a)      Pasar uang, mencangkup kegiatan jual-beli instrumen dana-dana jangka pendek
b)      Bursa komoditi, tempat transaksi komoditi-komoditi
c)      Bursa valuta asing, tempat memperjualbelikan valuta asing
d)     Pasar modal (bursa efek), mencangkup kegiatan jual-beli instrumen dana-dana jangka panjang
e)      Bursa tenaga kerja, tempat pertemuan pihak pencari kerja dengan pihak yang mebutuhkan tenaga kerja
Struktur Pasar
Pasar Monopoli :
•      Satu penjual
•      Barang unik (tidak tergantikan)
•      Sebagai “Price Maker” (pembuat harga)
•      Mustahil keluar masuk pasar
•      Contoh : PT. PLN, PT. POS, PT. KAI.
Pasar Oligopoli :
•      Beberapa penjual
•      Sulit keluar masuk
•      Barang terdeferensasi (berbeda)
•      Contoh : Pom bensin, Jalan tol, Otomotif
Pasar Persaingan Sempurna
•      Banyak penjual dan pembeli
•      Barang homogen (sejenis)
•      Mudah keluar masuk
•      “Price Taker” (pengambil harga)
Pasar Persaingan Monopolistis :
•      Banyak penjual dan pembeli
•      Barang terdeferensasi/heterogen (berbeda)
•      Mudah keluar masuk pasar
•      Contoh : Kebutuhan rumah tangga

Selasa, 30 Oktober 2012

TUGAS BUKU BESAR


Dari Jurnal Umum di bawah ini buatlah ke dalam buku besar......


JURNAL UMUM
Usaha Bengkel “MAJU JAYA”
Periode Maret 2000

Tanggal
Uraian/Keterangan
Ref
Debet
Kredit
2000
Maret
2

3

5

8

12

18

20

22

27

30
Kas
      Modal Tn. Aman
Perlengkapan
      Kas
Peralatan
      Utang Usaha
Beban Iklan
      Kas
Piutang Usaha
      Pendapatan Jasa
Utang Usaha
      Kas
Prive Tn.Aman
      Kas
Kas
      Pendapatan Jasa
Kas
      Piutang Usaha
Beban Gaji
      Kas
111
311
113
111
151
211
512
111
112
411
211
111
312
111
111
411
111
112
511
111
Rp 75.000.000,00

           800.000,00

     15.000.000,00

           400.000,00

        3.600.000,00

        5.000.000,00

           500.000,00

        2.000.000,00

        1.500.000,00

        2.500.000,00

Rp 75.000.000,00

           800.000,00

     15.000.000,00

           400.000,00

        3.600.000,00

        5.000.000,00

           500.000,00

        2.000.000,00

        1.500.000,00

        2.500.000,00


JUMLAH
    106.300.000,00
    106.300.000,00

Selasa, 09 Oktober 2012

KISI-KISI UTS EKONOMI KLS 8 LABS CIB (JUMAT 12 OKT 2012)


BAB I
KEBUTUHAN DAN KELANGKAAN SUMBER DAYA
1.      Kebutuhan Manusia
1.1  Pengertian Kebutuhan Manusia
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh manusia dan harus dipenuhi agar dapat hidup dengan layak
1.2  Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia
1)      Keadaan alam, tempat dimana masyarakat hidup akan mempengaruhi jenis barang dan jasa yang dibutuhkan
2)      Peradaban dan kebudayaan yang terus berkembang membuat kebutuhan manusia semakin berkembang
3)      Agama dan adat istiadat mempengaruhi jenis barang dan jasa yang dibutuhkan manusia oleh manusia
1.3  Kelompok Kebutuhan Manusia
1.3.1        Berdasarkan Tingkat Kepentingan
a)      Kebutuhan primer, kebutuhan pokok yang mutlak harus dipenuhi
b)      Kebutuhan sekunder, kebutuhan muncul setelah kebutuhan pokok terpenuhi (tidak pokok)
c)      Kebutuhan tersier, kebutuhan akan kemewahan
1.3.2        Berdasarkan Waktu Pemenuhan
a)      Kebutuhan masa kini (sekarang), bersifat mendesak dan tidak boleh ditunda
b)      Kebutuhan masa datang (kelak), dapat ditunda sampai waktu yang telah ditentukan
1.3.3        Berdasarkan Sifat
a)      Kebutuhan jasmaniah, berhubungan dengan kesehatan dan penampilan fisik manusia.
b)      Kebutuhan rohaniah, mencakup penyegaran intelektual (pengetahuan), mental (kejiwaan), dan moral.
1.3.4        Berdasarkan Subyek
a)      Kebutuhan pribadi, berhubungan dengan selera dan pilihan masing-masing
b)      Kebutuhan sosial, berhubungan dengan kebersamaan.
2.      Kelangkaan Barang dan Jasa
2.1  Pengertian Kelangkaan
Kelangkaan adalah keterbatasan alat pemenuhan kebutuhan dihadapkan dengan kebutuhan yang tidak terbatas.
2.2  Kelangkaan sebagai Sebab Pokok Semua Masalah Ekonomi
Kebutuhan manusia yang makin lama makin bertambah tidak diimbangi dengan bertambahnya alat pemenuhan kebutuhan. Hal tersebut menyebabkan kelangkaan yang merupakan akar masalah ekonomi.
3.      Pemuasan Kebutuhan dan Kelangkaan Sumber Daya
3.1  Alat Pemuas Kebutuhan Berdasarkan Kelangkaan
a)      Benda bebas: Benda yang yang untuk mendapatkannya tidak diperlukan pengorbanan. (misal: Udara di alam terbuka, pasir di sungai bebas atau padang pasir)
b)      Benda ekonomi: Benda yang untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan berupa uang atau benda pengganti/penukar yang juga merupakan benda ekonomi. (misal: udara dalam tabung oksigen di rumah sakit, pasir di took material)
c)      Benda illith (benda perusak): Benda yang jika terlalu banyak jumlahnya sehingga tidak terkendali dan akhirnya merugikan kehidupan manusia (misal: air waktu banjir)
3.2  Alat Pemuas Kebutuhan Berdasarkan Tujuan Penggunaan
a)      Benda Produksi: disebut juga benda modal, yang digunakan untuk menghasilkan benda lain (misal: traktor, mesin pabrik)
b)      Benda konsumsi: disebut juga benda siap pakai (siap dimanfaatkan), yang langsung memenuhi kebutuhan manusia (misal: buku bagi siswa, televisi bagi penghuni rumah tangga)
3.3  Alat Pemuas Kebutuhan Berdasarkan Fungsi Dalam Bentuk Pemakaian
a)      Benda substitusi: Benda yang berfungsi menggantikan benda yang diinginkan (misal: pulpen dengan pensil, nasi dengan jagung)
b)      Benda komplementer: Benda yang berfungsi melengkapi alat pemuas kebutuhan yang telah ada (misal: nasi dengan lauk pauk, kemeja dengan dasi)
3.4  Alat Pemuas Kebutuhan Berdasarkan Kesiapan Penggunaan atau Proses Pembuatan
a)      Bahan Mentah: Bahan yang perlu diolah lebih lanjut agar dapat memenuhi kebutuhan manusia (misal: beras, kayu gelondongan)
b)      Bahan Setengah Jadi: Merupakan hasil olahan dari bahan mentah namun masih perlu diolah lagi untuk menjadi barang yang siap digunakan (misal: benang, tepung)
c)      Barang Jadi: Merupakan hasil akhir dari suatu proses pengolahan yang siap digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan (misal: baju, meja)
4.      Faktor Penyebab Kebutuhan Manusia Beraneka Ragam
4.1  Peradaban manusia yang semakin maju.
4.2  Kebudayaan manusia.
5.      Hubungan Kelangkaan Sumber Daya dengan Kebutuhan Manusia yang Tidak Terbatas
Hubungan ini menyebabkan manusia harus berusaha untuk menggunakan penghasilannya sebaik mungkin untuk mencukupi kebutuhannya. Mereka diharuskan untuk memilih kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu dengan berdasarkan atas mendesaknya atau tidaknya suatu kebutuhan.
6.      Sumber Daya
6.1  Sumber Daya Alam Abiotik (tidak dapat diperbarui)
6.2  Sumber Daya Alam Biotik (dapat diperbarui)
6.3  Sumber Energi (misal listrik, minyak bumi, air)
6.4  Sumber Daya Manusia

55. Sumber Daya Modal


BAB II
PELAKU-PELAKU EKONOMI DALAM MASYARAKAT

1.      Kegiatan Ekonomi Masyarakat
1.1  Rumah Tangga Konsumsi/Keluarga
a)      Sebagai konsumen, mengkonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi
b)      Sebagai pemasok atau pemilik faktor produksi seperti tanah/faktor alam, tenaga kerja, dan skill. Sehingga mendapatkan balas jasa atas faktor produksi tersebut, seperti sewa tanah, upah/gaji, bunga modal, dan modal.
1.2  Rumah Tangga Produksi/Perusahaan
a)      Sebagai produsen, menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat
b)      Sebagai pengguna faktor produksi yang diberikan atau dimiliki oleh rumah tangga konsumsi dengan mengeluarkan imbalan atau balas jasa kepada mereka
c)      Sebagai agen pembangunan, membantu pemerintah dengan menjalankan kegiatan pembangunan
1.3  Masyarakat Luar Negeri
a)      Dalam hal perdagangan, kegiatan ekspor-impor merupakan salah satu bentuk kerja sama perdagangan dengan masayarakat luar negeri.
b)      Pertukaran tenaga kerja antar negara dapat menghasilkan penambahan devisa
c)      Dalam mengelola suatu usaha, masyarakat suatu negara bisa menjalankan usahanya di negara lain dengan cara menanamkan modal
d)     Pinjaman luar negeri merupakan salah satu alternatif penyelesaian masalah ekonomi
e)      Pemberian bantuan dari suatu negara ke negara lain apabila di saat negara tersebut mendapatkan musibah. Bantuan sifatnya tidak harus dikembalikan.
1.4  Pemerintah
a)      Sebagai pengatur, pemerintah bertujuan agar kegiatan ekonomi  berlangsung lancar, teratur, dan tertib. Pemerintah mengatur kegiatan ekonomi secara langsung terlihat dari adanya berbagai Undang-Undang yang mengatur dan secara tidak langsung dengan cara melakukan himbauan-himbauan serta pemberian insentif.
b)      Sebagai konsumen, pemerintah membutuhkan barang dan jasa untuk melaksanakan tugasnya
c)      Sebagai produsen, pemerintah memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak
2.      Hubungan Antarpelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi Masyarakat
Para pelaku ekonomi di atas memiliki hubungan timbal balik sebagai produsen dan konsumen yang menimbulkan arus barang atau jasa dan uang.